Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesawat Garuda di Bandara Supadio, Pontianak. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Pesawat Garuda di Bandara Supadio, Pontianak. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Insentif PSC disiapkan untuk 1,6 Juta Penumpang Pesawat

Jumat, 23 Oktober 2020 | 17:19 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah menyiapkan insentif bebas bayar passenger service charge (PSC) sementara di 13 bandara dengan target sebanyak 1,6 juta penumpang rute domestik. Adapun kebijakan tersebut mulai berlaku mulai 23 Oktober - 31 Desember 2020.

Adapun 13 bandara dengan pembebasan PSC untuk sementara itu adalah Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Bandara Hang Nadim, Bandara Kuala Namu, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Internasional Lombok, Bandara Jenderal Ahmad Yani, Bandara Sam Ratulangi, Bandara Komodo, Bandara Silangit, Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Bandara Adi Sucipto.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto mengatakan, untuk mendorong animo masyarakat menggunakan pesawat, pemerintah memberikan stimulus bebas bayar PSC di 13 bandara. Adapun anggaran yang disiapkan untuk stimulus tersebut sebesar Rp 175 miliar yang berlaku untuk pembelian tiket mulai 23 Oktober - 31 Desember 2020 dengan keberangkatan sebelum 1 Januari 2021.

"Untuk insentif PSC anggarannya sekitar Rp175 miliar dengan target perkiraan kami sekitar 1,6 juta penumpang yang akan dilakukan ada akhir Oktober ini sampai akhir Desember 2020," jelas Novie di Jakarta, Jumat (23/10).

Lebih jauh, Kemenhub menghitung, jumlah penumpang terbanyak yang mendapat stimulus ini berasal dari Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 877.000 penumpang dengan perkiraan anggaran mencapai Rp 114 miliar.

"Mudah-mudahan juga kalau program ini dinilai efektif tentu saja kami akan melakukan kontinuasi untuk tahun 2021 untuk kami programkan dari Januari sampai dengan Juni," terang Novie.

 

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN