Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: IST

Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: IST

Investasi Pariwisata 2024 Ditargetkan Rp 92 Triliun

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:43 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan investasi di sektor pariwisata mencapai Rp 92,93 triliun pada 2024. Angka itu setara 7,5% dari total target investasi nasional pada 2024 yang sebesar Rp 1.239 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui pembentukan Satuan Tugas (satgas) Percepatan Investasi yang bertugas menggaet investor lokal dan asing untuk menanamkan modal di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam negeri.

"Kami ingin memastikan peningkatan kontribusi pariwisata dalam total angka investasi di Indonesia 5-7,5% hingga tahun 2024," kata Sandiaga dalam keterangan resmi, Selasa (18/5).

Sandiaga menekankan, kolaborasi diperlukan untuk meningkatkan angka investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Peningkatan ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air, mengingat ada sekitar 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini.

"Kami juga ingin memaksimalkan ini di tengah pandemi Covid-19 ini bahwa para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa naik kelas dengan memanfaatkan peluang digitalisasi, agar pascapandemi ini ekonomi lebih berkeadilan," kata dia.

Sandiaga mengungkapkan, adanya Satgas Percepatan Investasi diharapkan dapat meningkatkan investasi yang datang dari negara sahabat maupun pengusaha nasional untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah di Indonesia, terutama di lima destinasi super prioritas. 

“Selain itu, pembentukan satgas yang baru ditandatangani Presiden pada 4 Mei 2021 ini ada keharusan untuk meningkatkan pengusaha UMKM di proyek-proyek investasi. Termasuk di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif ini akan kami kawal agar ekonomi kita lebih berkeadilan. Terakhir, kita ingin pastikan juga bahwa program-program peluang kerja investasi maupun program ekonomi di daerah itu tepat sasaran, tepat manfaat, dan bisa menyentuh anggota masyarakat kita yang betul-betul membutuhkan," jelas Sandiaga.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menambahkan, pihaknya menyambut baik kolaborasi antara kedua belah pihak ini. Menurutnya, perlu ada kolaborasi yang erat antara berbagai pihak untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

"Ego sektoral sudah harus dihilangkan jadi tidak ada sekat-sekat. Satu masalah kalau kita bisa kerja bersama-sama bisa kita selesaikan cepat," ujar Bahlil.

BKPM menargetkan, realisasi investasi nasional akan mencapai Rp 4.983,2 triliun pada 2024. Jumlah tersebut berdasarkan akumulasi realisasi investasi pada 2020 yang tercatat sebesar Rp 826,3 triliun dan target investasi hingga 2024.

Pada tahun ini, target investasi ditetapkan sebesar Rp 858,5 triliun. Sementara pada 2022, 2023, dan 2024 masing-masingnya ditetapkan sebesar Rp 968,4 triliun, Rp 1.099,8 triliun, dan Rp 1.239, triliun. 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN