Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Delegasi Indonesia yang dipimpin Dubes Indonesia untuk RRT Djauhari Oratmangun berfoto bersama Walikota Congqing Senin (2/12/2019) di Balai Kota Chongqing, Sichuan, Tiongkok.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Dubes Indonesia untuk RRT Djauhari Oratmangun berfoto bersama Walikota Congqing Senin (2/12/2019) di Balai Kota Chongqing, Sichuan, Tiongkok.

Investor dan Pengusaha Chongqing Minta RI Buka Konjen

Gora Kunjana, Selasa, 3 Desember 2019 | 23:51 WIB

CHONGQING, investor.id —Para investor dan pengusaha Chongqing, Sichuan, Tiongkok, berharap Indonesia segera membuka Konsulat Jenderalnya (Konjen) di Kota Chongqing. Tujuannya agar investasi dari daerah tersebut lebih cepat lagi mengalir ke Indonesia. Tak hanya itu, kerja sama perdagangan, pariwisata dan kebudayaan wilayah ini dengan Indonesia diramalkan bakal melonjak.

Hal tersebut diutarakan Walikota Chongqing Tang Liangzhi kepada Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun pada jamuan makan malam Senin (2/12/2019).

Hadir pula sejumlah pejabat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Ikmal Lukman (Deputi Perencanaan Investasi BKPM), Umar Lessy (Anggota Komite Investasi), dan Rizal Calvary Marimbo (Anggota Komite Investasi) serta Direktur Pusat Analisa Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan  Nurlaila Nur Muhammad.

“Kami sangat merindukan kehadiran Konjen RI di kota kami,” ujar Tang.

Dalam jamuan tersebut Walikota Tang menghibur tamu-tamu dari Indonesia dengan sajian vokal grup anak-anak Kota Chongqing yang membawakan nomor lagu asal Tanah Batak, Sing-Sing So. Tak mau kalah, Dubes mengajak dua Komite Investasi BKPM Umar Lessy dan Rizal Calvary Marimbo menghibur Walikota dan jajarannya dengan nomor lagu Sio Mama’e, lagu asal Ambon, Maluku.

Usai menghibur Walikota, Dubes berjanji akan segera menyampaikan aspirasi Konjen ini ke Jakarta. “Kami akan sampaikan ke Jakarta, sebab mendirikan Konjen butuh persetujuan parlemen,” ujar Dubes.

Dubes Djauhari mengakui, aspirasi ini sangat penting, mengingat intensitas kerjasama perdagangan dan investasi wilayah ini dengan Indonesia semakin tinggi. 

Berdasarkan data Kedubes Indonesia di Beijing, terdapat delapan perusahaan besar asal Chongqing telah berinvestasi di Indonesia baik di otomotif,  kereta, dan elektronika. Salah satu korporasi besarnya adalah Sokon Group yang telah berinvestasi kendaraan roda empat di Banten dengan investasi senilai US$ 150 juta.

Tak hanya itu, ujar Dubes Djauhari, sebanyak 60.000 wisatawan kota ini mengunjungi Indonesia pada 2018. “Dan sebanyak 30.000 orang Indonesia datang ke kota ini pada 2018. Ini adalah aspirasi lama yang terus mereka sampaikan. Sebab, berurusan dengan Kedubes kita di Beijing terlalu jauh,” ungkap Dubes.

Data BKPM menunjukkan, total investasi Tiongkok ke Indonesia sejak 2014 hingga Kuartal III-2019 sebesar US$ 12,086 miliar. Posisi ini menempatkan investasi Tiongkok di posisi ketiga setelah Jepang dan Singapura, di posisi teratas. Investasi Tiongkok memimpin jauh di atas Amerika Serikat sebesar US$ 7,575 miliar di posisi ke-8, sejak 2014.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA