Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Webinar Internasional ISEI yang mengangkat tema

Webinar Internasional ISEI yang mengangkat tema "Strengthening Economic Resilience in The Midst of Prolonged Covid-19 Pandemic" menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik ke depan. Demikian pernyataan Ketua Umum ISEI Perry Warjiyo, yang juga menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia.

ISEI Optimistis Perekonomian Indonesia Semakin Kuat

Sabtu, 7 Agustus 2021 | 11:28 WIB
Parluhutan Situmorang


JAKARTA, Investor.id -  Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) optimistis terhadap pemulihan ekonomi Indonesia akan semakin kuat ke depan. Hal tersebut ditunjukkan pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2021 sebesar 7,07%.

Demikian penjelasan Ketua Umum ISEI Perry Warjiyo, yang juga menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dalam pembukaan webinar internasional secara virtual yang diselenggarakan ISEI pada Jumat (6/8). Acara yang dibuka Ketua Bidang Kerjasama Internasional PP ISEI Muhammad Edhie Purnawan juga dihadiri Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Perry mengatakan, pemulihan ekonomi yang baik pada kuartal II tahun 2021 tersebut terutama didorong oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi rumah tangga, kinerja investasi, serta konsumsi pemerintah setelah direalisasikan akselerasi stimulus fiskal.

“Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada 2021 diproyeksikan sebesar 3,5-4,3%. Pertumbuhan diperkirakan berlanjut menjadi 4,6-5,1% pada 2022,” terangnya.

Guna mendukung pertumbuhan tersebut, dia mengatakan, koordinasi kebijakan antara Bank Indonesia, pemerintah, dan instansi terkait dalam kerangka kebijakan nasional perlu terus diperkuat. Penguatan termasuk koordinasi kebijakan moneter – fiskal, serta inklusi ekonomi, dan keuangan.

Sementara itu, Muhammad Edhie Purnawan dalam pembukaan Webinar menyemapaikan bahwa Indonesia telah melalui saat-saat yang tersulit dan mampu menginternalisasikan modal sosial. Meski menimbulkan kesedihan-kesedihan, pandemi telah memberikan banyak pelajaran dan manfaat. “Dengan mengambil berbagai pelajaran, Indonesia berpotensi besar ke luar dari krisis,” terangnya.

Pandangan senada diungkapkan Budi Gunadi Sadikin. Menurut dia, krisis ekonomi yang dipicu oleh pandemi Covid-19 memberikan pelajaran bagi Indonesia bahwa untuk mengatasi krisis ekonomi, penanganan sektor kesehatan merupakan paling pertama. “Ada tiga hal utama yang harus dilakukan, yaitu penerapan protokol kesehatan, diagnosa yang tepat melalui testing, tracing, dan isolation, serta akselerasi pemberian vaksin,” terangnya.

Webinar Internasional ISEI yang mengangkat tema “Strengthening Economic Resilience in The Midst of Prolonged Covid-19 Pandemic” yang digelar pada 6 Agustus 2021 juga menghadirkan pembicara dari akademisi dan praktisi internasional, antara lain Professor Hal Hill dari Australian National University dan James P Walsh, perwakilan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk Indonesia.

Kegiatan webinar internasional ISEI merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Kongres ISEI XXI di Makassar. Pelaksanaan internasional webinar bertujuan untuk menganalisis kondisi kesehatan masyarakat Indonesia dan internasional saat pandemi dan antisipasi ke depan.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menganalisis kondisi stabilitas sistem keuangan, kebijakan moneter, kebijakan fiscal, dan kebijakan bidang lain untuk mengantisipasi perkembangan covid-19. Terakhir menganalisis agenda reformasi kebijakan ekonomi pasca Covid-19 bagi Indonesia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN