Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pjs. Presiden Direktur GRP AGW Sangkaeng, Presiden Direktur IBM Indonesia Tan Wijaya, dan Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro meneken kerja sama untuk mendukung transformasi digital GRP, Rabu (5/8/2020).

Pjs. Presiden Direktur GRP AGW Sangkaeng, Presiden Direktur IBM Indonesia Tan Wijaya, dan Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro meneken kerja sama untuk mendukung transformasi digital GRP, Rabu (5/8/2020).

Jalankan Transformasi, GRP Gandeng IBM dan SAP Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2020 | 18:04 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Produsen baja swasta terbesar di Indonesia, PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP), menggandeng dua perusahaan internasional, IBM Indonesia dan SAP Indonesia, untuk mendukung transformasi digital perseroan. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan Pjs. Presiden Direktur GRP AGW Sangkaeng, Presiden Direktur IBM Indonesia Tan Wijaya, dan Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro. 

“Transformasi teknologi ini untuk mempermudah interaksi yang lebih efektif, efisien dan transparan dalam proses supply chain dan pelanggan,” jelas Sangkaeng seusai penandatanganan kerja sama itu, Rabu (5/8/2020).   

Nilai investasi proyek ini, menurut Sangkaeng, sekitar Rp 65 miliar selama lima tahun, termasuk implementasi, instalasi, dukungan, dan lisensi. Proyek ini diharapkan membantu GRP untuk melakukan transformasi bisnis total. 

Implementasi proyek ini, kata dia, diperkirakan berjalan 9-11 bulan ke depan yang nantinya dapat dirasakan penuh manfaatnya oleh perseroan. Pengadopsian teknologi ini diharapkan dapat terus membantu perkembangan GRP sekaligus industri baja di Indonesia.  “Ini adalah alat untuk mencapai transformasi. Sangat penting, karena kami ingin perubahan cepat tercapai,” lanjut Sangkaeng. 

Transformasi digital ini, imbuh dia,  melibatkan  IBM Services melalui solusi IBM Impact Solutions for Mill Product & Mining yang menggunakan SAP S/4Hana Business Process Hierarchy dan memuat proses bisnis khusus untuk industri pengolahan baja dan pertambangan. Selain itu IBM menggunakan pendekatan secara tangkas (agile) dengan menggunakan IBM Ascend Methodology. 

“Kami percaya, transformasi merupakan salah satu cara dalam meningkatkan giat hasil bisnis di Indonesia agar memberikan dampak baik dan kontribusi yang lebih besar bagi industri baja di Indonesia. Kami akan terus melakukan berbagai perubahan untuk mempertahankan posisi kami sebagai produsen baja kelas dunia dan sebagai yang terdepan di industri ini,” lanjut dia. 

GRP merupakan anak perusahaan Gunung Steel Group. Berdiri pada 1970 di Medan, perusahaan ini berkembang menjadi produsen baja nasional. Pada 2019, GRP bertransformasi menjadi perusahaan profesional dan masuk bursa saham. Saat ini, dengan pabrik seluas 200 hektare (ha) lebih di Cikarang Barat, Bekasi Jawa Barat, GRP memproduksi 2,8 juta ton baja berkualitas tinggi di bawah sertifikasi lokal dan internasional. 

Tan Wijaya menegaskan, IBM Indonesia bangga bekerja sama dengan GRP untuk memenuhi aspirasi perusahaan menjadi perusahaan baja kelas dunia. IBM Impact Solutions for Mill Products and Mining adalah pilihan yang tepat dalam memenuhi persyaratan perusahaan untuk bisa berinteraksi lebih baik dengan para pelanggan. Sebab, dengan solusi ini, seluruh proses dari penjualan hingga pengantaran bisa diberikan dengan lebih transparan. 

“Kami berkomitmen untuk memberikan solusi yang optimal dalam membantu pelanggan kami bertransformasi dan memperkuat usahanya,” ujar Tan Wijaya.

IBM merupakan perusahaan terdepan untuk solusi cognitive dan cloud platform berkantor pusat di Armonk, New York, Amerika Serikat yang mengedepankan kekuatan inovasi, data dan keahlian dalam meningkatkan bisnis dan kehidupan masyarakat.  

Andreas Diantoro menegaskan, pemanfaatan SAP S4/HANA yang secara alami terintegrasi akan mempersingkat pendataan. Pihaknya senang melihat banyak perusahaan saat ini menyadari urgensi untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang siap di era digital, termasuk GRP yang telah memutuskan untuk memulai transformasi digital dengan mempercayai SAP dan IBM sebagai mitra terpercaya mereka. 

“Dengan efisiensi pada back office, kami berharap dapat membantu transisi GRP menjadi intelligent enterprise hingga sampai ke front office, sehingga mereka dapat memberikan customer dan partner experience lebih baik,” kata dia.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN