Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mendag Muhammad Lutfi. Foto: IST

Mendag Muhammad Lutfi. Foto: IST

Januari 2021, Neraca Perdagangan Surplus US$ 1,96 Miliar

Jumat, 26 Februari 2021 | 21:42 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pada Januari 2021, neraca perdagangan Indonesia  surplus  US$ 1,96 miliar.

Kontribusi terbesar berasal dari surplus neraca nonmigas yang mencapai US$ 2,6 miliar  dan defisit neraca migas sebesar US$ 668,1 juta.

“Ini adalah surplus pada bulan Januari tertinggi sejak Januari 2014,” kata Mendag seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet pada Jumat (26/2/2021).

Ia mengatakan, kinerja neraca perdagangan luar negeri Indonesia masih terus melanjutkan tren surplus bulanan,  yang terjadi sejak bulan Mei 2020. 

Komoditas penyumbang surplus pada Januari 2021,  antara lain lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15), bahan bakar mineral (HS 27), dan alas kaki (HS 64). Sementara itu, negara-negara mitra dagang utama Indonesia yang menjadi penyumbang surplus nonmigas terbesar pada Januari 2021,  yaitu Amerika Serikat (AS), India, Filipina, Jepang, dan Malaysia.

“Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2021 lebih baik dibanding Januari tahun 2019 yang mengalami defisit US$ 1,0 miliar  dan Januari 2020 yang mengalami defisit sebesar US$ 0,6 miliar,” tuturnya.

Menurut Mendag, surplus Januari 2021 menunjukkan perbaikan neraca perdagangan karena adanya kenaikan ekspor yang lebih tinggi dibandingkan kinerja impor yang masih menunjukkan penurunan.

Lebih lanjut Mendag mengungkapkan,  pada Januari 2021, kinerja ekspor Indonesia mencapai US$ 15,3 miliar  atau meningkat 12% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya (YoY).

“Ekspor Indonesia di awal 2021 menunjukkan kinerja yang cukup baik, meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Mendag menjelaskan, ekspor nonmigas Januari 2021 meningkat sebesar 12,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Bahkan, nilai ekspor nonmigas Januari 2021 lebih tinggi dibandingkan ekspor nonmigas periode yang sama selama lima tahun terakhir.

Ditambahkannya, ekspor nonmigas Indonesia ke beberapa pasar utama pada Januari 2021 masih mengalami peningkatan, antara lain ekspor nonmigas ke Thailand tercatat naik 14,7% (MoM) dan Australia tercatat naik 10,0% (MoM).

Ekspor nonmigas Indonesia ke kawasan emerging markets dan developing economies juga mengalami pertumbuhan  signifikan. Pada Januari 2021, ekspor nonmigas ke kawasan Afrika Selatan meningkat  138,5% (YoY), Eropa Timur sebesar 127,9% (YoY), dan Afrika Timur sebesar 57,7% (YoY).

Di pihak lain, nilai impor Indonesia Januari 2021 tercatat sebesar US$ 13,34 miliar  atau turun  7,59% dibanding Desember 2020. Pelemahan kinerja impor Indonesia pada Januari 2021 terutama didorong penurunan impor nonmigas sebesar 9% (MoM).

“Ditinjau dari golongan penggunaan barang (BEC), penurunan impor Indonesia Januari ini terjadi pada seluruh golongan penggunaan barang. Kontraksi impor terdalam terjadi pada impor barang modal yang turun 21,23% (MoM). Kemudian, diikuti penurunan impor barang konsumsi dan bahan baku/penolong sebesar 17% dan 2,62%  (MoM),” kata Mendag.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN