Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

Jasa Marga (JSMR) Dekati Investor Potensial, IPO Transjawa Tollroad Masih Dikaji

Minggu, 13 Nov 2022 | 16:00 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

DENPASAR, investor.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tengah menjajaki berbagai model penggalangan dana untuk memperkuat struktur modal perseroan. Terbaru, emiten jalan tol ini sedang mendekati investor potensial terkait status anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) yang kini telah dilakukan pemisahan (spin off).

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengemukakan, sampai saat ini perseroan belum bisa memastikan opsi pendanaan yang dipilih apakah dalam bentuk Initial Public Offering (IPO) atau bukan karena masih dalam pembahasan direksi, komisaris, dan Kementerian BUMN.

Jikapun IPO, maka perlu dilihat terlebih dahulu potensi pasarnya. Karena itu, proses cek pasar dan sosialisasi masih terus berjalan. Perseroan juga terus intensif berdiskusi dengan para investor relation dan para analis.

Baca juga: Presiden Jokowi: Asia Timur Bangun Rasa Saling Percaya Antar Negara, Bukan Menabur Benih Permusuhan

Advertisement

"Bahkan, direksi kita lagi ikut rombongan bersama Kementerian BUMN untuk ngobrol sama investor potensial. Jadi, istilahnya kita lagi cek pasar.  Mau akhirnya memilih IPO sebagai bentuk equity financing-nya atau apa, harus dilihat dulu. Jadi, saya nggak bisa mendahului bilang IPO, tetapi masih multi financing," jelas Lisye menjawab Investor Daily, baru-baru ini.

Ia juga belum bisa menyebutkan investor potensial yang dimaksud lantaran lagi-lagi tak ingin mendahului. Tapi yang pasti, bisnis JTT ini menarik bagi para investor.

Berdasarkan data yang dihimpun Investor Daily, Divisi JTT memiliki sebanyak empat segmen operasi jalan tol yang konsesinya dipegang Jasa Marga dan sembilan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik perseroan.

Baca juga: Lewat Tol Laut, Kapal Kendhaga Angkut 40 Kontainer Beras dari Patimban ke Aceh

Ruas-ruas tol transjawa juga dinilai memiliki potensi trafik yang terus bertumbuh. Apalagi, dengan adanya pemisahan JTT dari induk, Jasa Marga, Lisye menuturkan akan membuka ruang terciptanya nilai tambah secara optimal.

Adapun, tujuan spin off JTT tersebut untuk memperkuat struktur modal korporasi agar lebih sehat.

"Kita tahu, sekarang kita lagi ada pekerjaan beberapa proyek yang berjalan. Kita juga belajar dari beberapa tahun kemarin, ketika tol beroperasi, struktur utang proyek mulai dicatat. Lalu, dilihat secara model bisnis, proyek jalan tol itu ketika baru beroperasi, arus kasnya pasti menurun dan ketika proyeknya dikonsolidasikan nariknya lumayan. Kita mempersiapkan itu supaya nariknya nggak terlalu dalam sehingga ke depan tetap jadi sehat," beber Lisye.

Baca juga: Ketum Kadin Gaungkan 5P ke Peserta B20 Summit

Di samping JTT, anak usaha Jasa Marga lainnya yang santer direncanakan bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah PT Jasa Marga Related Business (JMRB).

Lisye menjelaskan bahwa setiap anak usaha perseroan membuat perencanaan dan menyampaikan rencanan bisnisnya kepada holding termasuk rencana IPO JMRB ini yang sudah didiskusikan secara klir.

"Jadi IPO JMRB itu sudah ada perbincangan. Tapi, rencana IPO ini tidak dalam waktu dekat karena butuh waktu untuk create growth story. Saat ini rest area, tol development, fiber optic juga sudah oke, tapi gara-gara Pandemi Covid-19 rencana tersebut agak terganggu," ucapnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com