Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jasa Tirta II menggelar syukuran di Kawasan Wisata Waduk Jatiluhur, Minggu (13/10/2019).  Foto: istimewa

Jasa Tirta II menggelar syukuran di Kawasan Wisata Waduk Jatiluhur, Minggu (13/10/2019). Foto: istimewa

Jasa Tirta II Dapat Tambahan Pengelolaan 6 Wilayah Sungai

Senin, 25 November 2019 | 17:15 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Perum Jasa Tirta II akan mengelola tambahan 6 wilayah sungai. Saat ini, badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mengelola 2 wilayah sungai, yakni wilayah Sungai Citarum dan sebagian wilayah Sungai Ciliwung serta Sungai Cisadane.

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia Perum Jasa Tirta II Haris Zulkarnain menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengelola tambahan 6 wilayah sungai dan prosesnya kini berlanjut ke tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Kami sudah ajukan tambahan 6 wilayah sungai untuk dikelola. Pengajuan dilakukan ke Kementerian PUPR. Kini sudah harmonisasi di Kementerian Kumham dan nanti akan dilanjutkan ke Setneg (Sekretariat Negara) untuk ditandatangani Presiden," ungkap Haris saat media visit Perum Jasa Tirta II ke Berita Satu Media Holding di Jakarta, Senin (25/11).

Adapun 6 wilayah sungai yang diajukan untuk dikelola Perum Jasa Tirta II, antara lain wilayah Sungai Cimanuk dan Cisanggarung yang juga mencakup Bendungan Jatigede (Jawa Barat); wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian yang mencakup pula Bendungan Karian (Banten); kemudian di Lampung; Palembang; wilayah Sungai Barito (Kalimantan Tengah); serta wilayah Sungai Mahakam (Kalimantan Timur).

Haris menambahkan, izin penambahan wilayah kerja nantinya akan dicantumkan dalam sebuah peraturan pemerintah (PP) yang mengubah PP sebelumnya tentang Perum Jasa Tirta II, yakni PP No 7/2010. "Nanti setelah harmonisasi ada proses lagi yang melibatkan Setneg dan lain-lain sebelum ditandatangani Presiden. Mungkin butuh waktu sekitar 2- 3 bulan lagi," terang Haris.

Menurut dia, dengan hadirnya Perum Jasa Tirta II sebagai pengelola 6 wilayah sungai lainnya diharapkan pengelolaan lebih optimal baik dari sisi pengelolaan sumber daya air maupun aspek-aspek lainnya, seperti pengelolaan potensi pariwisata.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN