Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Jasa Tirta II U. Saefudin Noer (kanan), meraih penghargaan untuk kategori CEO Revolusi Mental Gotong Royong Terbaik II dan Gold Winner Kategori Indonesia Bersih, yang diterima  tanggal 19 September 2019,  di Hotel Borobudur, Jakarta.

Direktur Utama Jasa Tirta II U. Saefudin Noer (kanan), meraih penghargaan untuk kategori CEO Revolusi Mental Gotong Royong Terbaik II dan Gold Winner Kategori Indonesia Bersih, yang diterima tanggal 19 September 2019, di Hotel Borobudur, Jakarta.

Jasa Tirta II Raih 2 Penghargaan dalam 2nd Revolusi Mental Awards 2019

Kamis, 19 September 2019 | 23:12 WIB

JAKARTA, investor.id – Jasa Tirta II meraih 2 penghargaan pada ajang "2nd Revolusi Mental Awards BUMN Tahun 2019". Kedua penghargaan diraih meliputi "CEO Revolusi Mental Gotong Royong Terbaik II" dan "Gold Winner Kategori Indonesia Bersih".  Penghargaan di terima Direktur Utama Jasa Tirta II U. Saefudin Noer, Kamis (19/9/2019)  di Hotel Borobudur, Jakarta. 

Penghargaan kategori Best Leader Revolusi Mental diterima  Saefudin Noer karena dinilai berhasil menanamkan nilai transformasi di lingkup perusahaan Jasa Tirta II.  Melalui program Quick-win, dalam 100 hari pertama ia bersama jajaran perusahaan melakukan  perubahan di berbagai bidang. Semangat perubahan  untuk kemajuan ini  menjadi  budaya perusahaan yang dipertahankan, sejalan dengan tema 2nd Revolusi Mental Awards, "Transformasi Korporasi: Revitalisasi Revolusi Mental" yang diselenggarakan  BUMN Track.

Saefudin Noer memaknai tugasnya di Jasa Tirta II sebagai patriot call, karena perusahaan  90 persen tugas perusahaan mengelola air untuk pertanian  untuk memastikan ketahanan pangan nasional. "Jasa Tirta II mengairi lebih dari 240ribu hektar, dua kali panen per tahun, rata-rata 6 ton per hektar, setara dengan nilai rupiah sebesar 13 triliun/tahun," terang mantan Direktur Keuangan Pelindo III ini. 

Saefudin Noer mendapat amanat dari Kementerian BUMN  untuk menghadirkan ide dan pemikiran baru untuk Jasa Tirta II. Untuk mengemban amanat itu, mantan Direktur Bank Muamalat ini pun memutuskan untuk untuk turun langsung ke lapangan, mendengar suara dari bawah, dan melakukan perubahan untuk membangkitkan harapan akan masa depan lebih baik.

Saefudin ingin perusahaan PJT2 bertransformasi dengan melihat sumber daya potensial yang ada, seperti waduk, sungai, tanah, aset, properti, wilayah pariwisata, dan air. Ia juga ingin menularkan kultur baru dengan pendekatan mulai mulai dari aspek People, menciptakan SDM unggul yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Apalagi tiap potensi memiliki model dan proses bisnis yang berbeda-beda.

“Potensi pengusahaan yang manageable, profesional, dan komersial, akan banyak menghasilkan tambahan pendapatan bagi perusahaan. Maka perusahaan akan berkontribusi lebih dalam konservasi lingkungan, mencegah kekeringan, manajemen banjir, mitigasi konflik SDA, serta value creation energi baru dan terbarukan. Pengusahaan dan pengelolaan SDA oleh BUMN akan menjadi lebih profesional sebagai perusahaan, dengan triple bottom line People, Planet & Profit. Itu juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru. Itu hope dan dream kami,” kata Saefudin Noer.

Agar proses transformasi perusahaan berjalan optimal, Saefudin Noer mempererat hubungan industrial dengan Serikat Karyawan Jasa Tirta II untuk menjadi rekan dalam mengawal cita-cita perusahaan tetap berada dalam koridor yang benar. Ia juga turut mengajak Generasi Milenial untuk memperkuat perusahaan dengan memberikan ruang kreatif yang terbuka bagi para kaum muda dengan emangat inovasi dan gotong royong.

Jasa Tirta II juga meraih penghargaan kategori BUMN Bersih Terbaik atas komitmen memelihara kebersihan sumber daya air di wilayah kerjanya. Sejauh ini Jasa Tirta II secara rutin melaksanakan konservasi sungai/bendungan/bendung, operasi dan pemeliharaan Wilayah Sungai (WS), waduk, bendungan, bendung, dan Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti pengangkatan eceng gondok, pengangkatan lumpur, pembersihan saluran,  penanaman pohon.  Perusahaan juga mengembangkan proyek biogas sebagai energi baru terbarukan  untuk mencegah pencemaran sungai. 

Indikator lain revolusi mental adalah proses pekerjaan yang biasanya dilaksanakan oleh kontraktor. PJT2 mengubah skemanya dengan mengajak masyarakat sekitar melalui program padat karya tunai dan bina lingkungan serta program konservasi dan pengamanan obyek vital nasional bersama TNI dan Polri serta aparat pemerintah setempat.

Gotong royong yang berhasil digerakan dimulai dengan pembersihan Situ Cisanti sebagai sumber air Citarum, beberapa titik wilayah sungai, waduk dan bendungan, saluran dan bendung, piket air irigasi, kemitraan dalam menggerakan wisata air yang semuanya dimulai dengan melibatkan karyawan untuk mewujudkan revolusi budaya menjadikan sungai sebagai halaman depan.

Jasa Tirta II juga berhasil mengharmoniskan multifungsi Waduk/Bendungan Ir. H. Djuanda Jatiluhur yang beroperasi lebih dari 52 tahun yang lalu, sebagai PLTA pertama yg menyuplai listrik untuk menunjang ketahanan energi, ketahanan bencana dan fungsi pengairan untuk pertanian dan ketahanan pangan. Berdasarkan pengalaman itu, salah satu bagian dari revolusi mental yang dilakukan adalah pengajuan konsep One River One Management (OROM) guna optimalisasi pengusahaan SDA untuk terus berkontribusi bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA