Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Investor Daily/Imam Mudzakir

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Investor Daily/Imam Mudzakir

Jembatan Tumbang Samba Kalteng Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Investor Daily, Rabu, 22 Januari 2020 | 12:26 WIB

JAKARTA, investor.id – Jembatan Tumbang Samba akan menjadi jembatan terpanjang di Lintas Tengah Kalimantan. Jembatan yang menghubungkan Desa Telok dan Desa Samba Danum, di Kecamatan Katingan Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah tersebut diharapkan meningkatkan kegiatan ekonomi dan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Semakin terhubungnya Lintas Tengah Kalimantan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena di sekitarnya terdapat perkebunan seperti sawit, karet dan pertambangan. Jadi akan mempercepat transportasi logistik,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam pernyataan resminya yang diterima Investor Daily, Selasa (21/1) malam.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin Budi Harimawan Semihardjo mengatakan, penyambungan bentang tengah (full span lifting) sepanjang 108 meter dan berat 450 ton telah rampung pada Jumat (17/1/2020).

Budi ingin, dengan tersambungnya bentang tengah jembatan dapat membuka kawasan terisolir di Utara Katingan dan melengkapi struktur jaringan jalan nasional dari Kalimantan Tengah menuju wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan sebaliknya, sehingga membawa efek positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Utara Katingan.

Dia menambahkan, kehadiran jembatan yang melintasi Sungai Katingan sudah sangat ditunggu dan direspons positif masyarakat Kalteng, karena akan mempermudah pergerakan masyarakat dari bagian hulu atau Utara Kabupaten Katingan ke Pasar Tumbang Samba hingga ke batas Kalbar.

Jembatan Tumbang Samba ini dibangun sejak tahun 2017 dengan nilai kontrak tahun jamak sebesar Rp 284 miliar. Pekerjaan konstruksi jembatan dilaksanakan PT. Wijaya Karya (Persero)Tbk yang juga memproduksi sendiri pelengkung baja jembatan tersebut.

Jembatan dengan panjang total 843,2 meter akan menjadi jembatan terpanjang di Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai” yang dilengkapi dengan jembatan penghubung dan jalan pendekat di kedua sisi. Jembatan itu akan digunakan sebagai lintas kendaraan dari berbagai daerah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi memakai jasa kapal fery menyeberangi Sungai Katingan untuk mengangkut kendaraannya. (c-01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA