Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyambut kunjungan Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (7/10).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyambut kunjungan Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (7/10).

Jokowi: Belanda Mitra Strategis Investasi di Eropa

Novy Lumanauw, Senin, 7 Oktober 2019 | 13:51 WIB

BOGOR, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Kerajaan Belanda merupakan mitra investasi Belanda terbesar di Eropa.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Belanda menempati urutan kelima sebagai investor penanaman modal asing (Foreign Direct Investment) setelah Singapura, Jepang, Tiongkok, dan Hong Kong, dengan nilai US$ 0,4 miliar atau sebesar 5,3%.

“Di antara negara-negara Eropa, Belanda merupakan mitra perdagangan nomor dua terbesar, dan mitra investasi nomor satu serta mendatangkan wisatawan nomor empat terbesar dari Eropa,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10).

PM Rutte berada di Indonesia untuk melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Jokowi. Selain bertemu Presiden Jokowi, PM Rutte didampingi Penasihat Utama Bidang Luar Negeri dan Pertahanan serta Koordinator Nasional untuk Keamanan dan Penanggulangan Terorisme Belanda juga akan menemui kalangan pebisnis, pelajar, akademisi dan alumni perguruan tinggi Belanda di Jakarta.

Selain itu, PM Rutte juga akan meresmikan Kedutaan Besar Belanda dan Erasmus Huis yang telah dimodernisasi, serta menghadiri perayaan ulang tahun ke 100 maskapai Belanda KLM.

Presiden Jokowi mengatakan merupakan kehormatan bagi Pemerintah Republik Indonesia untuk menerima kembali kunjungan PM Rutte ke Indonesia, setelah kunjunganya ke Jakarta, pada 2016 lalu.

“Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa,baik di bidang perdagangan, investasi, maupun pariwisata,” katanya.

Presiden mengatakan, Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat kerja sama dengan Kerajaan Belanda dalam kerangka kemitraan komprehensif yang sudah dimiliki kedua negara.

Diakuinya, di tengah situasi perekonomian dunia yang mengalami tren pelemahan, Indonesia terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi dengan banyak mitra, termasuk Belanda.

“Di bidang perdagangan, kita sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan yang terbuka dan fair. Dalam konteks ini saya sampaikan kembali kepedulian Indonesia untuk kebijakan Uni Eropa terhadap kelapa sawit,”katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga memberikan apresiasi atas kerja sama yang ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Belanda di New York, Amerika Serikat, pada 26 September 2019 lalu, mengenai pengembangan kapasitas petani kecil sawit untuk menghasilkan kepala sawit yang lestari.

“Dan, di bidang investasi saya mengajak Belanda untuk meningkatkan kemitraan di bidang infrastruktur maritim, dan pengelolaan air. Saya sampaikan kepada Perdana Menteri Rutte, bahwa lima tahun ke depan saya akan memberikan prioritas pada pengembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendidikan yang sangat penting artinya terutama pendidikan vokasi,” ujar Presiden Jokowi.

Selain membahas masalah ekonomi, kedua pemimpin juga membicarakan tentang langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kerja sama di bidang vokasi, termasuk di bidang kemaritiman dan keperawatan.

“Sebagai penutup saya memberikan apresiasi kepada pemerintah Belanda yang secara konsisten tegas menghormati kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA