Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rapat Kerja Nasional V Projo Tahun 2022 di Kabupaten Magelang, pada Sabtu (21/5/2022).

Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rapat Kerja Nasional V Projo Tahun 2022 di Kabupaten Magelang, pada Sabtu (21/5/2022).

Jokowi Optimistis Harga Minyak Goreng Stabil dalam Dua Pekan 

Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:50 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis dalam dua pekan kedepan harga minyak goreng di pasaran sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional V Projo Tahun 2022 di Kabupaten Magelang, Sabtu (21/5/2022).

“Tapi ini kuncinya sudah ketemu, ini dalam seminggu, dua minggu, insyaallah yang namanya minyak goreng curah akan berada di harga Rp14.000 (per liter),” kata Jokowi.

Lalu ia mengungkapkan sudah melakukan pengecekan langsung terhadap harga minyak goreng di Pasar Muntilan. Tidak puas dengan satu pasar saja, Jokowi menegaskan akan mengecek harga minyak goreng di pasar-pasar lainnya.

“Tadi saya cek di Pasar Muntilan, saya mampir di Pasar Muntilan tadi, cek harga berapa per liter Rp14.500. Besok saya mau cek di pasar-pasar yang lain, mungkin dalam waktu seminggu dua minggu saya kira semua pasar sudah harganya seperti itu,” ujar Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga bersyukur dengan harga beras yang relatif stabil dan stok beras yang mencukupi. Dalam tiga tahun terakhir, tambah Presiden, nilai impor beras yang dilakukan oleh pemerintah sangat kecil.

“Biasanya kita impor 1,1 juta sampai 2 juta ton per tahun, sudah tiga tahun ini kita tidak. Ini yang harus dipertahankan. Syukur stoknya bisa kita perbesar. Artinya produktivitas petani itu harus ditingkatkan,” terang Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan saat ini dunia, termasuk Indonesia, dihadapkan pada kemungkinan kenaikan harga pangan dan energi yang signifikan. Untuk itu, pemerintah terus berupaya keras mengantisipasi kenaikan harga di dua sektor tersebut.

“Tidak mudah, terutama dua hal di seluruh negara yang sekarang ini naik semuanya. Yang pertama, energi, energi ini berarti BBM, gas, listrik semuanya naik, semua negara. Yang kedua pangan, naik semuanya,” kata Jokowi.

Meski tidak mudah, kata Jokowi, Pemerintah terus berupaya agar tidak terjadi lonjakan kenaikan harga di kedua sektor tersebut. Contohnya, Pemerintah mengambil kebijakan agar tidak terjadi kenaikan harga minyak goreng. Sejumlah kebijakan telah diputuskan untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di pasaran. 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN