Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi: Terminal Kijing Dukung Hilirisasi dan Industrialisasi di Kalbar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:19 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

MEMPAWAH, investor.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kehadiran Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah akan mendukung hilirisasi dan industrialisasi. Harapannya, daya saing komoditas unggulan dari Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) makin meningkat.

Selama ini, Provinsi Kalbar memiliki banyak potensi besar, antara lain minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), alumina, bauksit, dan komoditas lainnya. "Terminal pelabuhan yang dibangun ini memang betul-betul sudah dicek feasibility study-nya dan kebutuhan baik untuk kontainer maupun yang nonpeti kemas atau yang curah, curah cair. Saya kira semuanya memiliki potensi yang besar di Provinsi Kalbar, baik yang berkaitan dengan CPO, alumina, bauksit, banyak, banyak," kata Presiden Jokowi pada peresmian Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalbar, Selasa (09/08/2022).

Kehadiran Pelabuhan Pontianak juga diyakini akan mendukung upaya hilirisasi dan industrialisasi yang gencar dilakukan pemerintah. Presiden meyakini bahwa dengan adanya hilirisasi dan industrialisasi maka pemerintah akan mendapatkan nilai tambah yang berlipat, baik berupa pendapatan negara hingga terbukanya lapangan pekerjaan. "Larinya ke industrialisasi karena di situlah kita akan mendapatkan nilai tambah, baik itu urusan income untuk negara, pajak perusahaan, pajak karyawan, pajak dari badan, ada bea keluar, PNBP, kemudian yang paling penting kalau industrialisasi, hilirisasi, membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya untuk rakyat," jelasnya.

Pelabuhan tersebut juga hadir untuk bisa mendongkrak kecepatan, konektivitas, dan efisiensi pengiriman logistik yang menjadi salah satu faktor penentu tingkat daya saing Indonesia di pasar global. Presiden juga tidak menutup kemungkinan jika di kemudian hari ada investor luar negeri yang tertarik untuk berinvestasi di pelabuhan itu. "Ya kalau melihat potensinya besar, ada investasi yang ingin masuk kan enggak apa-apa, akan baik. Nanti ada capital inflow yang masuk yang akan memperkuat ekonomi kita karena memang Kalbar memiliki potensi besar, utamanya untuk CPO, bauksit, alumina, dan produk-produk perkebunan lainnya," tuturnya.

Di area sekitar pelabuhan pun, Presiden mengatakan, masih bisa dikembangkan untuk berbagai industri yang ingin berdekatan dengan pelabuhan. Dengan demikian, biaya transport dari pabrik atau industri ke pelabuhan bisa menjadi sangat efisien. "Sektor apa yang pengusaha melihat itu efisien dan untung pasti akan masuk (berinvestasi). Kita enggak bisa menentukan, saya menentukan A, enggak bisa, tapi yang jelas fasilitas ini akan memperkuat daya saing produksi dari produk-produk di Kalbar," tandas Jokowi.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com