Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ignasius Jonan. Foto: IST

Ignasius Jonan. Foto: IST

Jonan: Bali Wilayah dengan Energi Terbarukan Paling Maju

Rangga Prakoso, Sabtu, 24 Agustus 2019 | 22:58 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyambut baik peningkatan penyediaan energi di Provinsi Bali dengan penggunaan energi bersih. Untuk itu, dari target penambahan daya mampu pasokan listrik wilayah ini sebesar 2.000 megawatt (MW) pada 2025, setengahnya diharapkan bisa berasal dari energi terbarukan.

Jonan menuturkan, saat ini daya mampu pasokan setrum di Bali tercatat sebesar 1.320 MW. Pada 2025, daya mampu ini diharapkan bertambah menjadi 2.000 MW. Tambahan 700 MW ini disarankannya sebagia atau 350 MW diperoleh dari proyek kelistrikan di Pulau Jawa, di mana setrumnya dibawa menggunakan Jawa Bali Connection 500 kilovolt (kV).

“Harapan saya, 350 MW yang dibangun di Bali ini seluruhnya dari energy baru dan terbarukan (EBT),” kata Jonan dalam keterangan resminya, Rabu (21/8).

Jonan juga menyarankan agar tambahan kapasitas energi terbarukan di Bali nanti utamanya dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan penggunaan minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Produk CPO berupa FAME, selain mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM), juga ramah lingkungan.

“Di Bali saya kira PLTS bisa besar. Selain itu, PLTD tidak lagi menggunakan minyak diesel tapi menggunakan CPO. Itu hitungannya jadi energy terbarukan juga,” terang Jonan. Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, Bali sebagai destinasi wisata dunia memiliki visi yang fokus membangun keseimbangan antara alam, manusia, dan budaya yang bersih. “Dalam rangka pelaksanaan visi ini kami menyiapkan skenario bali mandiri energi dan energinya adalah energi bersih. Kenapa mandiri energi? karena Bali adalah tujuan wisata dunia dan energinya harus bersih,” jelasnya.

Peningkatan konsumsi listrik di Bali sebagai ikon pariwisata Indonesia harus diimbangi dengan infrastruktur ketenagalistrikan yang mumpuni. Pembangunan pembangkit energy bersih yang mengutamakan pembangkit dari energi baru terbarukan di Pulau Dewata juga perlu penguatan agar sistem kelistrikan menjadi lebih stabil. Hal ini mengingat karakteristik pembangkit energi terbarukan bersifat intermiten.

Untuk itu Pemerintah akan menyatukan sistem kelistrikan Bali dengan sistem di Pulau Jawa, agar layanan listrik lebih andal dan konsisten.

Jonan berharap, kerja sama ini dapat meningkatkan pembangunan pembangkit energi terbarukan di Pulau Bali. Apalagi, Bali memiliki berbagai potensi energi terbarukan yang dapat dikembangkan, seperti surya, panas bumi, air, biomassa, angin, hingga arus laut.

Pengembangan ini juga memdorong tercapainya target bauran energi secara nasional dari energi terbarukan sebesar 23% pada 2025.

Dengan adanya JBC, lanjut Jonan, akan diperoleh manfaat seperti cadangan bersama sistem Jawa-Bali, bauran energi, dan skala keekonomian. Tak hanya itu, Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik juga rendah karena dapat menggunakan PLTU Ultra Super Critical di Jawa dan transmisi JBC 500 kV.

Di samping pembangunan JBC 500 kV, kerja sama juga memuat rencana pengembangan dan pembangunan infrastruktur Hub LNG dan Terminal LNG di lokasi Gilimanuk, Benoa, dan lokasi lain di Bali.

Peningkatan kapasitas jaringan listrik menuju jaringan cerdas (smart grid) untuk mengoptimalkan pemanfaatan dan pembangunan pembangkit energi terbarukan di Bali juga diminta dapat berjalan dengan sesuai rencana.

Diharapkan seluruh proyek ini cepat terealisasi, sehingga listrik dari energy bersih ini dapat segera dimanfaatkan untuk kendaraan listrik, kompor listrik, dan peralatan lainnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA