Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dari Kiri: Chief Operating Officer Baskoro Bayudi, Chief Technology Officer Apri Busthomy Dewa Indaru, Komisaris Utama Aan Purnomo, Chief Financial Officer Akhirun Nisa, dan Chief Executive Officer Arief Effendy saat grand launching JTL Express, Sabtu (16/1/2021). Foto: Istimewa

Dari Kiri: Chief Operating Officer Baskoro Bayudi, Chief Technology Officer Apri Busthomy Dewa Indaru, Komisaris Utama Aan Purnomo, Chief Financial Officer Akhirun Nisa, dan Chief Executive Officer Arief Effendy saat grand launching JTL Express, Sabtu (16/1/2021). Foto: Istimewa

JTL Express Incar UMKM di Indonesia

Minggu, 17 Januari 2021 | 04:33 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SIDOARJO, investor.id - Perusahaan jasa kurir, PT Jagad Total Logistic (JTL) mengincar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan bisnis jasa kurirnya. Sampai Maret 2021, JTL menargetkan sebanyak 1.000 mitra di seluruh Indonesia.

Komisaris Utama JTL Express Aan Purnomo mengatakan, saat ini operasional perusahaan didukung mitra operasional dan mitra penjualan di seluruh Indonesia. Yakni, sebanyak 300 cabang yang tersebar mulai Aceh hingga Papua.

“Kami memiliki mitra Point of Sales (POS) terdaftar sejumlah 500 POS dan target 1.000 Mitra POS di bulan Maret 2021 ini dan berpeluang memberikan lapangan pekerjaan kurang lebih 5.000 orang,” kata Aan di sela grand launching JTL Express di Sidoarjo, Sabtu (16/1/2021).

Komisaris Utama Aan Purnomo (dua dari kanan) pada acara grand launching JTL Express, Sabtu (16/1/2021). Foto: Istimewa
Komisaris Utama Aan Purnomo (dua dari kanan) pada acara grand launching JTL Express, Sabtu (16/1/2021). Foto: Istimewa

Ia menjelaskan, JTL Express melayani dengan azas kerja sama untuk komitmen pelayanan terbaik dan harga bersaing terutama untuk. “Karena kami memiliki produk non express yang sangat mendukung pengiriman barang produksi usaha kecil dan menengah,” kata Aan.

Ditambahkannya, JTL Express memiliki layanan yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan. Misalnya, layanan Express Premium untuk pengiriman ektra cepat, layanan Express Reguler untuk pengiriman cepat dan tepat, layanan Express Economy untuk pengiriman tepat dan murah dan layanan Non Express untuk tepat dan sangat murah.

“Dengan tagline The Best Service From All To You kami didukung didukung oleh ahli kurir yang berpengalaman di wilayahnya,” imbuh Aan.

Menurut dia, peluang bagi pertumbuhan bisnisnya cukup terbuka lebar mengingat sedemikian luasnya wilayah Indonesia. “Kami hadir sebagai sahabat, bukan sebagai pesaing bagi perusahaan express yang lainnya. Kami sangat terbuka untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain,” ujarnya.

Lebih jauh terkait peluang bisnisnya, Aan menjelaskan, bisnis jasa kurir melaju pesat sejak pandemi Covid-19. Kebijakan pemerintah menerapkan physical distancing, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), Kebiasaan Baru (New Normal) hingga yang paling baru Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Bermasyarakat (PPKM) di sejumlah kota, mau tidak mau membuat masyarakat menahan diri untuk tidak saling bertemu. Mereka lantas mengalihkan kegiatannya melalui online, mulai dari belanja, mengantarkan barang, belajar, hingga bekerja.

Sebagai imbasnya, bisnis e-commerce mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada 2017, transaksi e-commerce masih di angka Rp 44,75 triliun. Namun pada 2018, naik dua kali lipat lebih menjadi Rp 106,5 triliun. Begitu juga di 2019, juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan seiring semakin banyaknya market place dan terjadinya pergeseran pola belanja, transaksi e-commerce menembus angka Rp 201 triliun.

“Tingginya pergerakan bisnis e-commerce telah menciptakan peluang yang besar bagi bisnis jasa kurir. Melihat peluang positif itu, JTL Express hadir sebagai generasi baru kurir Express di Indonesia.

“Semoga kehadiran JTL Express di Indonesia diharapkan bisa memberikan satu solusi di tengah situasi pandemi dan memberikan manfaat kepada semua pihak,” terang Aan.

Chief Executive Officer JTL Express Arief Effendy menambahkan, Surabaya maupun Jawa Timur merupakan pangsa pasar yang sangat potensial bagi bisnis jasa kurir karena cukup strategis sebagai lalu lintas perdagangan nasional, terutama di Pulau Jawa.

Bahkan, sebagai penghubung antara Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur.  “Lalu lintas barang dari barat yang mau ke timur atau pun sebaliknya, tentu saja akan melewati Surabaya maupun titik-titik di Jawa Timur. Nah, lokasi kita yang sangat strategis inilah yang menjadi nilai tambahnya,” kata Arief.

Karena itu, Arief juga optimistis kehadiran JTL Express akan semakin mewarnai bisnis jasa kurir nasional. Apalagi JTL Express tak hanya menjadikan UMKM sebagai target pasar, tapi juga mitra dalam membesarkan perusahaan.

“UMKM itu perannya sangat penting. Mereka adalah target market yang luar biasa besarnya, tapi bagi kami UMKM juga bisa menjadi mitra yang baik,” ungkapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN