Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vaksinasi untuk UMKM di Jawa Timur di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021). Foto: Istimewa

Vaksinasi untuk UMKM di Jawa Timur di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021). Foto: Istimewa

Kadin Jatim Fasilitasi Percepatan Vaksinasi 421 UMKM

Kamis, 8 Juli 2021 | 09:56 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur memfasilitasi percepatan vaksinasi untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Timur dan berlangsung di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021).

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengungkapkan, bahwa program vaksinasi untuk UMKM itu adalah salah satu upaya untuk meminimalisir penularan dan membentengi masyarakat dari serangan Covid-19 terutama varian baru, Delta dan Kappa yang tingkat penularan dan kasus kematiannya lebih tinggi.

"Ini adalah upaya kami membantu pemerintah untuk menyukseskan percepatan vaksinasi yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per hari di bulan ini," kata Adik.

Menurut dia, saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit Jawa Timur hampir 100 persen sampai ada sekitar 14 Rumah Sakit yang terpaksa tutup karena jumlah pasien yang terus membeludak.

“Ini harus menjadi perhatian bersama karena kondisinya sudah sangat darurat," tegasnya.

Vaksinasi untuk UMKM di Jawa Timur di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021). Foto: Istimewa
Vaksinasi untuk UMKM di Jawa Timur di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021). Foto: Istimewa

Pada kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Gugus Covid-19 Kadin Jatim Fitrajaya Purnama menegaskan, bahwa vaksinasi UMKM yang digelar ini merupakan bagian dari program vaksinasi pemerintah, bukan bagian dari vaksinasi gotong royong.

Kegiatan itu adalah hasil kerja sama Kadin Jatim dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Rumah Sakit PHC dalam menyediakan fasilitasi pelayanan kesehatan.

“Kadin Jatim juga menanggung pengorganisasian dan konsumsinya. Sementara vaksin tetap dari pemerintah," ujar Fitra.

Adapun 421 UMKM yang ikut dalam kegiatan vaksinasi berasal dari Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang terdaftar sebagai anggota Kadin Jatim.

"Sebenarnya jumlah ini masih sangat kecil karena UMKM yang menjadi anggota Kadin Di Surabaya saja mencapai sekitar 10 ribu UMKM. Belum daerah lain," ujar Fitra.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, Kadin Jatim tidak membuka pendaftaran secara terbuka di lokasi Vaksinasi. Kadin Jatim telah melakukan pendataan sebelum pelaksanaan vaksinasi.

"Kalau dilakukan pengumuman secara terbuka kami khawatir terjadi kerumunan karena animo masyarakat saat ini sangat tinggi dan juga vaksinasi ini kami peruntukkan bagi UMKM anggota Kadin Jatim dan karyawan mereka," tandasnya.

Usai program vaksinasi untuk UMKM itu, rencananya Kadin Jadn akan melakukan program vaksinasi serupa dengan sasaran yang sama atau yang lainnya.

"Karena kita juga didukung oleh perusahaan besar yang ada di Kadin. Target kami selanjutnya bisa melakukan program vaksinasi serupa kepada 800 orang hingga seribu orang. Karena kami sudah memiliki model," katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN