Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo (tengah), didampingi oleh Staf Presiden, Ahmad Erani Yustika, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, menerima kunjungan sejumlah jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta jajaran pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/2019). Foto: SP/Joanito De Saojoao.

Presiden Joko Widodo (tengah), didampingi oleh Staf Presiden, Ahmad Erani Yustika, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, menerima kunjungan sejumlah jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta jajaran pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6/2019). Foto: SP/Joanito De Saojoao.

ATASI DEFISIT NERACA TRANSAKSI BERJALAN

Kadin Rekomendasikan Tiga Resep kepada Presiden

Novy Lumanauw, Kamis, 13 Juni 2019 | 09:13 WIB

JAKARTA – Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia merekomendasikan tiga hal pokok yang menjadi pekerjaan rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada periode mendatang.

Hal itu khususnya untuk mengatasi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Rekomendasi per tama adalah pengembangan program vokasi dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

Kedua, meningkatkan industry pariwisata. Usulan ketiga adalah memberikan insentif bagi pelaku industri, sehingga proses industrialisasi dapat tumbuh, investasi berkembang, pengusaha dapat meningkatkan ekspor dan memperluas jangkauan pasar produk-produk buatan Indonesia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyebutkan, rekomendasi yang disampaikan itu bertujuan untuk mengatasi permasalahan CAD.

“Kami optimistis pemerintah dapat melakukan hal itu. Presiden Jokowi berkomitmen untuk lebih gencar membangun ekonomi pada lima tahun mendatang,” kata Rosan usai menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6).

Pada kuartal I-2019, defisit transaksi berjalan mencapai US$ 6,966 miliar. Adapun neraca pembayaran surplus sebesar US$ 2,42 miliar. Rosan bersama jajaran pengurus Kadin Indonesia bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka untuk memberikan masukan terkait kondisi ekonomi terkini dan langkah-langkah konkret yang harus dilakukan pemerintah menghadapi tantangan global, di antaranya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA