Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kereta Api PT KAI . Foto ilustrasi: Investor Daily/gora kunjana

Kereta Api PT KAI . Foto ilustrasi: Investor Daily/gora kunjana

KAI Optimalkan Komersialisasi Aset

Rabu, 23 Juni 2021 | 19:20 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) terus mengoptimalkan pengusahaan aset. Upaya tersebut  dilakukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan melalui banyaknya aset potensial yang dimiliki KAI.

Adapun pada tahun 2019, pendapatan KAI di sektor tersebut adalah Rp 719,1 miliar atau naik 19% dibanding pada 2018 yaitu sebesar Rp 606,3 miliar. Pada tahun 2020 turun menjadi Rp 625,9 miliar dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

“Komersialisasi non-angkutan terus kami optimalkan sebagai bentuk adaptasi KAI di tengah pandemi Covid-19. Kami menyadari aset KAI yang tersebar di Jawa dan Sumatera dapat lebih bernilai guna sehingga penting untuk diberdayakan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, Rabu (23/6).

Joni menjelaskan, bentuk komersialisasi aset KAI berupa kerja sama pemanfaatan aset stasiun, sarana, ROW (right of way), non-ROW, maupun museum.

Untuk kerja sama pemanfaatan aset di stasiun, jelas dia, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai titik stasiun seperti ruangan, bangunan, gedung, gudang, dan tanah untuk lokasi promosi, minimarket, gudang, cafe, ATM, dan sebagainya.

“Adapun untuk kerja sama pemanfaatan aset berupa sarana, KAI menyediakan kereta makan, kereta wisata, entertainment on board, mesin perawatan jalan rel dan prasarana penunjang, serta jasa balai yasa/dipo," ujar Joni.

Sementara untuk pemanfaatan ROW atau aset KAI yang berada di sepanjang jalur kereta api aktif, KAI bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan aset tersebut seperti untuk penanaman fiber optik, pipa air, pipa gas, dan pipa minyak. Sedangkan, untuk non-ROW atau aset KAI yang berada di luar wilayah stasiun dan ROW, aset-aset KAI dapat dimanfaatkan sebagai kantor, rumah makan, parkir, dan sebagainya.

Aset KAI lainnya yang dapat diadakan kerja sama pemanfaatannya, sebut Joni, berupa museum, bangunan bersejarah, wifi (advertising slot), kegiatan shooting/pemotretan, event/activation, serta naming rights stasiun untuk memberikan kesempatan kepada mitra yang ingin membranding stasiun yang KAI kelola dengan brand atau produknya.

"Hampir seluruh aset KAI dapat dimanfaatkan masyarakat dengan skema kerja sama. Pada prinsipnya pemanfaatan aset dapat dilakukan sepanjang tidak mengganggu operasional kereta api dan tidak mengubah status kepemilikan pada aset yang dimanfaatkan," ujar Joni.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN