Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut PT KAI Didiek Hartantyo. Sumber: BSTV

Dirut PT KAI Didiek Hartantyo. Sumber: BSTV

KAI-PGN Sinergi Angkut LNG dengan Kereta Api

Jumat, 23 Juli 2021 | 14:51 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk menandatangani pokok-pokok perjanjian atau heads of agreement (HoA) tentang kerja sama penyediaan solusi energi berbasis gas bumi dan transportasi/logistik berbasis kereta api (KA.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto.

“Sinergi BUMN ini merupakan langkah kolaboratif dan adaptif KAI di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung untuk memaksimalkan kinerja KAI di sektor angkutan barang,” ujar Didiek Hartantyo dalam keterangan resmi, Jumat (23/7).

KAI dan PGN berencana akan mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana angkutan KA dalam rangka pengembangan jaringan gas untuk sektor rumah tangga, termasuk komersial dan industri. Dalam rangka mengimplementasikan rencana kerja sama tersebut, KAI dan PGN akan melaksanakan uji coba atau pilot project angkutan LNG menggunakan KA.

“KAI siap mengangkut LNG milik PGN menggunakan kereta api dari berbagai stasiun ke tempat-tempat distribusi yang dimiliki PGN. Keunggulan angkutan barang menggunakan Kereta Api di antaranya adalah waktu pengiriman yang terjadwal, tepat waktu, lebih ramah lingkungan, serta aman,” ujar Didiek.

Dalam rangka mempersiapkan angkutan LNG dengan KA, KAI akan memetakan jalur angkutan KA, data kebutuhan sarana dan prasarana, metode bongkar muat, dan lainnya. Sedangkan, PGN akan memetakan profil demand pelanggan, melakukan analisis dan merekomendasikan kebutuhan infrastruktur di sepanjang mata rantai penyaluran LNG, dan lainnya.

Didiek mengatakan, dalam melakukan perencanaan dan persiapan pelaksanaan rencana kerja sama dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“KAI sendiri sudah mendapatkan izin khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengangkut B3 (bahan berbahaya dan beracun) kategori DG class 2 yakni berupa gas,” kata Didiek.

Di samping rencana angkutan LNG menggunakan KA, KAI dan PGN juga akan melaksanakan kerja sama dalam hal penyediaan solusi energi berbasis gas bumi oleh PGN kepada KAI dalam rangka konversi bahan bakar non gas pada sarana KAI.

“KAI juga bersama-sama PGN akan terus mengkaji dan mengujicobakan penggunaan bahan bakar gas ke kereta pembangkit yang dimiliki KAI,” ujar Didiek.

Didiek mengatakan, sinergi BUMN ini diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas, serta membantu pemulihan perekonomian nasional kedepannya melalui distribusi logistik yang dapat diandalkan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN