Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wisatawan menikmati pemandangan di area objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali sebelum pandemi. Foto ilustrasi: IST

Wisatawan menikmati pemandangan di area objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali sebelum pandemi. Foto ilustrasi: IST

Kapolri-Menparekraf Bahas Penguatan 5 Destinasi Super Prioritas

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:10 WIB
Bayu Marhaenjati

JAKARTA, investor.id  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, membahas penguatan lima destinasi super prioritas di Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

“Tadi kita berdiskusi untuk mensinergikan terkait program-program yang bisa kita lakukan untuk percepatan dan penguatan terhadap lima destinasi super prioritas,” ujar Listyo Sigit, di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Listyo mengatakan, sudah melaporkan kepada Sandiaga Uno terkait destinasi tulang punggung yang perlu diperhatikan semisal Bali. Termasuk, tempat-tempat pariwisata lain yang sudah dikenal internasional.

"Tentunya sejalan dengan lima destinasi prioritas. Saya laporkan pada beliau kami sudah meninjau langsung lokasi-lokasi tersebut di mana kami khususnya konsen masalah pelaksanaan PPKM mikro," ungkapnya.

Menurut Listyo, memang perlu menyampaikan kepada masyarakat dalam negeri dan luar negeri bahwa pariwisata sudah aman, salah satunya adalah mengecek bagaimana pelaksanaan penegakan aturan kesehatan yang menjadi standar bersama.

"Kita melihat perkembangan cukup positif di beberapa wilayah yang kita kunjungi seperti Jogja, Bali dan beberapa tim yang berkunjung ke tempat lain. Sehingga dengan pemberlakuan PPKM Mikro yang ketat, maka mulai dari sektor masuk di wilayah bandara atau di jalur darat dengan pemberlakuan 3T dan 3M, termasuk saat masuk hotel dilakukan hal yang sama dan menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang," katanya.

Menurut Listyo, apabila dipersiapkan dengan baik, maka wilayah-wilayah destinasi parawisata bisa pulih kembali.

"Dengan mempersiapkan hal seperti itu, termasuk manakala didapati reaktif dilakukan pendalaman lebih lanjut, disiapkan tempat isolasi yang nyaman karena di daerah wisata. Kalau kita persiapkan dengan baik, kita yakin bahwa wilayah-wilayah yang jadi destinasi wisata bisa kembali pulih," jelasnya.

Listyo menuturkan, tugas Polri mengawal program Kemparekraf sehingga even-even nasional maupun internasional bisa terlaksana.

"Dimulai dari domestik baru mancanegara. Namun yang jelas saya yakin dengan program yang sangat kuat bagi petugas-petugasnya, pasar-pasar yang menyiapkan produk-produk kreatif dari masyarakat yang ada di area tersebut apabila kita berikan program tersebut, disiapkan vaksinasi, kemudian 3M 3T kuat kami yakin pertumbuhan di sektor pariwisata segera pulih," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, Kemparekraf sesuai arahan Presiden Joko Widodo bertugas membangkitkan pariwisata dan memulihkan ekonomi kreatif, termasuk memastikan kolaborasi berjalan dengan baik.

"Ada beberapa arahan dari pak Presiden berkaitan dengan penyiapan lima destinasi super prioritas. Ini yang akan kita lakukan langkah-langkah strategis agar penyiapan ini 360 derajat bukan hanya infrastruktur interkoneksi maupun jaringan, tapi juga dari segi produk-produk ekonomi kreatif dan kalender event," katanya.

Sandiaga menyebutkan, ada 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk penyiapan event.

"Hari ini saya berkoordinasi dengan Kapolri bahwa kita ingin memberikan kesan yang sangat luas bahwa tugas kita adalah menekan laju penularan Covid-19, namun dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Kita bisa memulai sesuai dengan tadi koordinasi saya juga dengan pak kapolri dan pak Menkes adalah event-event yang terkulasi dengan baik, dan mengacu pada protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Itu kita harapkan bisa kita berikan penanggulangannya sehingga para pelaku ekonomi kreatif dan juga pariwisata bisa mulai memikirkan langkah-langkah penyiapan daripada kegiatan selanjutnya," katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN