Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional PEN Kemendag Kasan Muhri .Foto: IST

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional PEN Kemendag Kasan Muhri .Foto: IST

Kemendag Dorong Ekspor Buah Naga ke Tiongkok

Minggu, 9 Agustus 2020 | 13:26 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Perdagangan mendorong ekspor buah naga ke Tiongkok dengan melaksanakan business matching virtual. Kemendag bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Keuangan untuk menyelenggarakan business matching tersebut.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag,  Kasan Muhri, mengatakan program ini merupakan gerak cepat pemerintah menanggapi pembukaan kembali akses masuk bagi produk buah-buahan tropis Indonesia ke Tiongkok.

“Buah naga menjadi salah satu produk yang diandalkan masuk ke pasar global karena mudah diterima hampir di seluruh belahan dunia. Namun, dibutuhkan upaya percepatan dalam merealisasikan ekspor perdana buah naga Indonesia ke Tiongkok. Untuk itu, begituTiongkok membuka akses pasar, kita harus langsung cepat tanggap mendorong ekspornya. Semoga kegiatan bussines matching ini membuahkan hasil yang positif,” ujar Kasan dalam keterangan resmi terkait business matching tersebut, Sabtu (8/8).

Sebanyak lima eksportir buah naga Indonesia yang telah teregistrasi di Tiongkok dan lima eksportir yang baru akan teregistrasi menghadiri business matching tersebut. Mereka pun menjelaskan kelebihan buah naga asal Indonesia kepada 26 importir anggota China Agricultural Wholesale Markets Association (CAWA). Keunggulan tersebut antara lain rasa yang manis, daya tahan yang lama, serta memiliki masa panen yang berbeda dengan Tiongkok.

Business matching virtual tersebut menghasilkan potensi penandatanganan kesepahaman antara 3 eksportir dan importir, yang akan ditindaklanjuti lebih jauh dengan komunikasi antara kedua belah pihak.

Kasan menyatakan, masuknya buah naga Indonesia ke pasar Tiongkok menambah deretan produk buah tropis yang sudah terlebih dahulu masuk ke pasar Tiongkok, seperti salak, manggis, kelengkeng, dan pisang.

“Pemerintah Indonesia mengharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi buah tropis Indonesia yang dapat masuk ke pasar Tiongkok, seperti nanas dan durian. Diharapkan, kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok juga akan terdorong terus positif,” tegas Kasan.

Permintaan dunia terhadap buah naga sepanjang 2015-2019 tumbuh positif sebesar 7,51% dari US$ 2,84 miliar pada 2015, menjadi US$ 3,67 miliar pada 2019. Ekspor produk buah naga Indonesia ke dunia terus meningkat setiap tahunnya dengan tren positif sebesar 12,91% dalam lima tahun terakhir dari US$ 145 ribu pada 2015 menjadi US$ 208 ribu pada 2019.

Menurut Kasan, konsumsi buah naga meningkat karena banyak komunitas Asia yang menyebar di seluruh dunia gemar mengkonsumsi makanan asal daerah masing-masing, termasuk buah naga.

Hal itu pun dimanfaatkan untuk memulihkan perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Menurut Kasan, pemulihan aktivitas ekonomi dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi dari masing-masing mitra dagang dengan menjalin kerja sama yang lebih erat, salah satunya perdagangan bilateral antara Indonesia dengan Tiongkok.

Terlebih lagi, saat ini merupakan momentum perayaan ke-70 tahun terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara.

“Penyebaran Covid-19 memberikan dampak berupa perlambatan aktivitas perdagangan global. Indonesia dan Tiongkok menyadari perlu mengambil langkah tepat untuk menangkal perlambatan ekonomi tersebut, salah satunya melalui kerja sama perdagangan,” tandas Kasan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN