Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kemendag Terus Berkoordinasi dengan Kemenkeu

Senin, 14 Januari 2019 | 22:23 WIB
Oleh Tri Murti dan Hari Gunarto

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyatakan, Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menekan defisit neraca perdagangan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 110 Tahun 2018 tentang Impor Besi atau Baja dan Produk Turunannya, yang mulai berlaku 20 Januari 2019. “Permendag ini bertujuan untuk mengendalikan impor baja di dalam negeri dan sudah lama ditunggu oleh pelaku industri baja,” kata dia.

Ia berharap, Permendag tersebut dapat memangkas impor baja hingga 30% dan dapat meningkatkan daya saing industri baja lokal. Tahun lalu, lebih dari 50% baja diimpor sebesar 14,2 juta ton, dan menjadi kontributor minusnya neraca perdagangan Indonesia.

Oke Nurwan menegaskan, ke depan, Kemendag siap membuat aturan yang menguntungkan pengusaha. “Koordinasi lintas kementerian dibutuhkan,” ujar dia.

Kecuali itu, Kemendag juga terus memperbanyak perjanjiang dagang untuk mendorong ekspor. Pada tahun lalu ada 12 perjanjian perdagangan yang diselesaikan. Di antaranya adalah Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia dan Mozambik, Tunisia, Maroko, dan Iran.

Kemudian, Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Turki, Korea, serta Uni Eropa. (dho)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN