Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Eko Putro Sandjojo. Foto: IST

Eko Putro Sandjojo. Foto: IST

Kemendes PDTT Terus Dorong Pengembangan Desa Wisata di Daerah 3T

Arnoldus Kristianus, Senin, 26 Agustus 2019 | 10:15 WIB

JAKARTA, investor.id – Pemerintah terus melakukan pengembangan pariwisata di desa-desa melalui pemanfaatan Dana Desa, termasuk di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pengembangan desa wisata ini diharapkan bisa mempercepat kemajuan ekonomi masyarakat perdesaan karena sektor pariwisata merupakan di antara sektor yang paling cepat mendatangkan pendapatan.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menyatakan, upaya pemerintah itu sejalan dengan fokus penggunaan Dana Desa saat ini hingga tahun mendatang untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi desa.

"Tahun depan, Dana Desa itu akan meningkat. Gunakan untuk pariwisata atau (kegiatan) pascapanen. Sering buat event, sehingga menciptakan kerumunan, ada interaksi jual beli dan menambah pendapatan," ucap Eko dalam keterangan tertulis, Kamis(22/8).

Ia menambahkan, daya tarik kuliner dan penyediaan fasilitas yang memadai seperti toilet dan kamar mandi menjadi salah satu kunci desa wisata. Selain itu ketersedian homestay yang memadai juga sangat diperlukan.

Sedangkan Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes PDTT Aisyah Gamawati mengatakan, meskipun daerah yang masuk dalam kategori 3T umumnya memiliki berbagai keterbatasan baik dari sisi infrastruktur maupun ekonomi, namun pada sisi lain, daerah tersebut menyimpan kekayaan potensi wisata, budaya serta keindahan alam yang sangat besar.

Pihaknya secara berkelanjutan memberikan beragam fasilitasi untuk mengembangkan desa wisata yang terletak di daerah 3T. “Kami telah memberikan fasilitasi berupa dermaga, kapal penyeberangan, pembangunan jalan, serta beragam pelatihan yang terkait dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pengelolaan potensi laut," terang dia.

Aisyah menambahkan, sejak 2017 lalu, Kemendesa PDTT melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu telah dan akan mengembangkan 14 desa wisata yang tersebar di wilayah 3T. Ke-14 desa wisata itu antara lain terletak di Pulau Balai Kabupaten Aceh Selatan, Pulau Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pulau Pisang Kabupaten Pesisir Barat, Pulau Pantar Kabupaten Alor, dan Pulau Mules Kabupaten Manggarai.

Selain itu, Pulau Papan Kabupaten Tojo Una Una, Pulau Lingayan Kabupaten Toli Toli, Desa Wawobili Kabupaten Konawe Kepulauan, Desa Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa, Desa Tulakadi Kabupaten Belu, Pulau Rote Kabupaten Rote Ndao, Pulau Sabu Kabupaten Sabu Raijua, Desa Lorang Kabupaten Kepulauan Aru, dan Pulau Pangalasiang Kabupaten Donggala.


 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA