Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jalan ambles di Tol Cipali Km 122+400 arah Jakarta. FotoL IST

Jalan ambles di Tol Cipali Km 122+400 arah Jakarta. FotoL IST

KM 122 Diperbaiki

Kemenhub Batasi Operasional Truk Barang di Tol Cipali

Kamis, 11 Februari 2021 | 15:03 WIB
Thresa Desfika

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi operasional truk angkutan barang selama masa konstruksi perbaikan permukaan jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang amblas pada KM 122 + 400 Arah Jakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) melalui Surat Edaran Nomor SE.3/AJ.005/DRJD/2021 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Masa Konstruksi Perbaikan Permukaan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang Amblas di KM 122 + 400 Arah Jakarta.

SE itu diterbitkan menyusul longsornya jalan Tol Cipalo pada Senin (8/2). Tujuan penerbitannya untuk menjamin kelancaran lalu lintas selama masa konstruksi perbaikan permukaan Jalan Tol Cipali yang amblas tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan, pembatasan operasional angkutan barang itu ditetapkan bagi mobil sumbu tiga atau lebih, dan mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandeng, serta mobil barang untuk mengangkut bahan galian, tambang, dan bahan bangunan. 

“Pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas ini berlaku pada jalan tol Jakarta-Cikampek-Cikopo-Palimanan menuju ke jalan arteri. Pengalihan arus berlaku sejak 11 Februari 28 Maret 2021, atau selama masa perbaikan jalan. Meski demikian, pembatasan ini akan menyesuaikan kebijakan dari Polri,” jelas Budi, dalam keterangannya, Kamis (11/2).

Sementara itu, bagi mobil angkutan barang dari arah barat ke timur akan dilakukan pengalihan jalan mulai dari Simpang Susun Cikunir, Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Gerbang Tol Cikarang Barat, dan akan diperketat di Gerbang Tol Cikampek/Cikopo. Kemudian, truk akan diperkenankan masuk kembali di Gerbang Tol Palimanan.

“Sementara itu, bagi yang ke arah barat akan dilakukan pengalihan mobil barang ke jalan arteri pantura mulai dari Gerbang Tol Kendal dan diperketat di Gerbang Tol Palimanan IV, dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikampek/ Cikopo,” tuturnya.

Ia juga mengaku telah memerintahkan Direktur Lalu Lintas Jalan dan Direktur Angkutan Jalan Kemenhub untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan pembatasan operasional angkutan barang tersebut.

SE itu juga menginstruksikan beberapa instansi harus berkoordinasi terkait implementasi pembatasan operasional angkutan barang, yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia, Ditjen Hubdat, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan Provinsi/ Kabupaten/Kota, dan juga badan usaha jalan tol. 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN