Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji (kanan). (IST)

Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji (kanan). (IST)

Kemenhub Dukung Jepang Masuk Konsorsium Operator Patimban

Kamis, 11 Februari 2021 | 14:45 WIB
Thresa Desfika

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk mendukung perusahaan Jepang menjadi bagian dari konsorsium badan usaha pelabuhan (BUP) proyek kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) penyediaan suprastruktur dan sebagai operator di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

Hal tersebut merupakan salah satu poin yang dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji di Kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (10/2). 

Pertemuan itu merupakan momen perkenalan Menhub dengan Duta Besar Jepang Kanasugi Kenji yang baru menjabat mulai 4 Februari 2020 menggantikan Dubes sebelumnya, Ishi Mafumi.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya sekaligus membahas sejumlah proyek kerja sama bidang transportasi Indonesia-Jepang yang tengah dijalankan kedua negara. Beberapa di antaranya progres pembangunan Pelabuhan Patimban, pembangunan MRT Jakarta Fase 2, dan rencana pembangunan kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya. 

Menhub pun menyampaikan sejumlah hal kepada Dubes Kanasugi Kenji. Pertama, peluang kerja sama melalui skema pembiayaan KPBU pada sejumlah proyek infrastruktur transportasi di Indonesia.

"Kedua, dukungan Kemenhub terhadap keterlibatan perusahaan Jepang untuk menjadi bagian dari konsorsium BUP proyek KPBU untuk penyediaan suprastruktur dan sebagai operator di Pelabuhan Patimban," kata Menhub, dalam keterangannya, Kamis (11/2).

Ketiga, Kemenhub dan Duber Jepang juga menyampaikan peluang kerja sama  di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Saya berharap, Pemerintah Jepang dapat memberikan dukungan dan kerja sama lebih lanjutnya terkait program capacity building bagi SDM, atau operator di Pelabuhan Patimban,” tutur Budi Karya Sumadi.

Keempat, menyampaikan perkembangan pembangunan MRT Jakarta Fase 2 pada tahun 2025 (Segmen 1 Bundaran HI-Harmoni) dan tahun 2027 (Segmen 2 Harmoni – Kota).

Kelima, menyampaikan tentang rencana pembangunan kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya. Saat ini, Kemenhub RI telah melakukan koordinasi dengan JICA  dengan melakukan kegiatan Preparatory Survey for Java Northern Line Upgrading Project

Keenam, Menhub menyambut baik keinginan pemerintah Jepang untuk  berpartisipasi dalam rencana pengembangan Proving Ground Bekasi. Perusahaan dari Jepang pun dipersilakan ikut dalam proses lelang secara terbuka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

Ketujuh, Menhub mengundang Duta Besar Jepang dalam program Ambassadorial Lecture dan undangan diskusi bersama mengenai isu logistik.

Terakhir, Menhub menyatakan dukungannya terhadap negosiasi Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan Jepang untuk membuka perjalanan terbatas antara Indonesia dan Jepang, sehingga dapat memulihkan konektivitas antara kedua negara. 

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN