Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana Bandara Soekarno - Hatta masih nampak normal menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, Tangerang, Minggu 25 April 2021. Para penumpang masih diwajibkan oleh Petugas Satgas Covid-19 Bandara Soekarno - Hatta untuk menunjukan surat kesehatan negatif Covid-19 jika ingin melanjutkan penerbangannya ke kota tujuan. Foto: Investor Daily/Emral Firdiansyah

Suasana Bandara Soekarno - Hatta masih nampak normal menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, Tangerang, Minggu 25 April 2021. Para penumpang masih diwajibkan oleh Petugas Satgas Covid-19 Bandara Soekarno - Hatta untuk menunjukan surat kesehatan negatif Covid-19 jika ingin melanjutkan penerbangannya ke kota tujuan. Foto: Investor Daily/Emral Firdiansyah

Kemenhub Minta Layanan Kesehatan di Bandara Diperiksa Rutin

Kamis, 29 April 2021 | 12:14 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) dan penyelenggara bandar udara untuk melakukan koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau dinas kesehatan yang bertugas di bandara untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap pelayanan kesehatan di bandaranya masing-masing.

Hal tersebut seiring adanya penangkapan pelaku penggunaan alat tes Antigen yang tidak steril di Bandara Kualanamu, Deli Serdang oleh Tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.

"Hal ini menjadi perhatian utama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub selaku Ketua Komite Nasional Fasilitasi (FAL) Udara yang bertanggung jawab untuk mendukung kelancaran pergerakan pesawat udara, awak pesawat, penumpang dan barang, kargo, pos, dan barang perbekalan pesawat dan dokumen di bandara internasional," terang Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto dalam keterangan resmi, Kamis (29/4).

Dia menjelaskan, Komite FAL Bandar Udara juga memiliki kewenangan untuk mengkoordinasikan dan merekomendasikan kepada Komite Fasilitasi Nasional atau instansi pemerintah terkait untuk mengambil langkah-langkah yang perlu dalam batas batas kewenangan yang ada.

Selain itu juga memeriksa masalah-masalah yang muncul terkait pemeriksaan pesawat udara, penumpang, bagasi, kargo, dan pos jika memungkinkan menyelesaikan masalah di bandar udara tersebut.

Dalam melaksanakan tugasnya, terang Novie, Komite Fasilitasi wajib menerapkan prinsip koordinasi, integritas dan sinkronisasi dalam lingkungan Komite, antar satuan organisasi di lingkungan Bandar Udara sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

Oleh karenanya, dia melanjutkan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta kepada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan untuk mendampingi dan memfasilitasi tim pemeriksa selama proses investigasi di Bandar Udara Kualanamu.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub juga meminta seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara dan penyelenggara bandar udara untuk melakukan koordinasi dengan KKP atau dinas kesehatan yang bertugas di bandara untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap pelayanan kesehatan di bandaranya masing-masing," jelas Novie.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN