Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat meluncurkan sistem E-Hubdat di Jakarta, Rabu (4/9).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat meluncurkan sistem E-Hubdat di Jakarta, Rabu (4/9).

Kemenhub Perketat Pengawasan Transportasi Darat

Thresa Sandra Desfika, Selasa, 26 Mei 2020 | 18:32 WIB

JAKARTA, investor.id -- Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pengawasan transportasi darat pasca-Idul Fitri 1441 H di perbatasan Bekasi-Karawang serta KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.

“Hari ini kita akan mulai menerapkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 47 Tahun 2020 yang mengenai poin Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) Provinsi DKI Jakarta. Jadi hari ini kita harus betul-betul tegas untuk menerapkan kebijakan ini dan juga akan diinstensifkan koordinasi antar instansi untuk menegakkan peraturan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Dirjen Budi mengajak berbagai unsur mulai dari Polisi, TNI, Kemenhub, dinas perhubungan, dan Satpol PP untuk bersama-sama memperketat pengawasan bagi warga yang akan bepergian antarwilayah.

“Kita atas nama pemerintah harus bersama-sama memberikan arahan kepada masyarakat kalau mereka belum melengkapi persyaratan. Kalau sudah lengkap persyaratannya baru boleh masuk lagi,” kata Dirjen Budi.

Setelah dari perbatasan Bekasi-Karawang, Dirjen Budi melakukan pantauan di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 B arah Jakarta bersama Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Polana B Pramesti dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani.

“Dari hasil evaluasi lalu lintas mulai dari tadi malam masih landai. Tadi pagi sempat ada antrean karena perkiraan kami ada masyarakat yang melakukan perjalanan jarak pendek dari Bandung yang mau kerja ke Jakarta. Untuk arus balik saya kira masyarakat sudah banyak yang tahu kalau sekarang ada banyak persyaratan yang harus dilengkapi untuk kembali. Jadi kita sedang antisipasi, hari ini sekitar pukul 14.00 WIB tadi dari arah Cikampek juga saya pantau jalanan masih sepi,” tambah Dirjen Budi.

Sementara itu, menurut Jasa Marga hingga hari ini belum terlihat lonjakan kendaraan yang tinggi. “Tadi pagi saja yang cukup padat jadi kami lihat itu penglaju setelah Lebaran yang kembali tapi cepat kami koordinasikan. Jadi sebagian besar dibuang ke Karawang Barat dan sebagian diputar balik. Dalam waktu 3,5 jam cair. Kalau kendaraan logistik langsung kami lewatkan (pemeriksaannya) tapi kendaraan kecil kami lakukan pemeriksaan,” ucap Desi Arryani.


 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN