Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mobil listrik. Foto ilustrasi: IST

Mobil listrik. Foto ilustrasi: IST

Kemenhub Siapkan 2 Aturan Kendaraan Listrik

Thresa Sandra Desfika, Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:02 WIB

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan dua peraturan menteri perhubungan (permenhub) terkait uji tipe dan uji berkala kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Hal tersebut sebagai tindak lanjut penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan, pihaknya berupaya mempercepat penerbitan kedua permenhub tersebut sebagai komitmen untuk mendukung tersedianya kendaraan ramah lingkungan bertenaga listrik.

"Porsi saya, ada dua regulasi yang sedang kami percepat. Tapi sesungguhnya yang satu sudah siap (untuk uji tipe), karena saya kan ikut dalam pembahasan Perpres 55. Jadi sudah disiapkan rancangan peraturan menteri untuk uji tipe," kata Budi Setiyadi di Jakarta, Kamis (29/8).

Budi menekankan, permenhub uji tipe kendaraan bermotor listrik sudah hampir selesai dan saat ini prosesnya dalam tahap harmonisasi. Dia meyakinkan, aturan ini segera diteken menteri perhubungan, dan diterbitkan pada September 2019.

Salah satu poin baru dalam permenhub uji tipe terkait kendaraan bermotor listrik, terang Budi, adalah menyangkut masalah kinerja dari baterai. Kemenhub bakal melakukan pengujian terhadap baterai, karena nanti tersedia alat ujinya.

"Karena di tahun 2020 saya sudah melakukan pengadaan (untuk baterai), sehingga tahun 2020 saya tidak tergantung lagi untuk kinerja baterai itu. Saat ini, saya kan masih mengandalkan negara di mana pembuat baterai itu ada untuk sertifikasi," imbuh Budi Setiyadi.

Sementara untuk permenhub soal uji berkala, lanjut dia, masih dalam proses perancangan. Nantinya, regulasi ini menjadi acuan bagi kendaraan umum dan barang bermotor listrik untuk diuji berkala 6 bulan sekali.

"Kalau peraturan uji berkala kendaraan bermotor listrik hampir sama dengan bahan bakar fosil. Tapi mungkin di situ juga kinerja baterai dilakukan uji berkala juga," pungkas dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN