Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (PSO) penumpang KA kelas ekonomi oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo, Minggu (14/2/2021) di Stasiun Tugu Yogyakarta disaksikan Menhub Budi Karya Sumadi.

Penandatanganan kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (PSO) penumpang KA kelas ekonomi oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo, Minggu (14/2/2021) di Stasiun Tugu Yogyakarta disaksikan Menhub Budi Karya Sumadi.

Kemenhub-KAI Teken Kontrak PSO Penumpang KA Ekonomi Rp 3,44 Triliun

Minggu, 14 Februari 2021 | 13:52 WIB
Thresa Sandra Mudzakir

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan subsidi tarif untuk penumpang kereta api (KA) kelas ekonomi sebesar Rp 3,4 triliun pada tahun 2021. Jumlah ini meningkat dibandingkan subsidi yang diberikan pada tahun 2020 sebesar Rp 2,6 triliun.

Pemberian subsidi ditandai dengan penandatanganan kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik (public service obligation/PSO) angkutan penumpang KA kelas ekonomi oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo pada Minggu (14/2/2021) di Stasiun Tugu Yogyakarta yang disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

“Ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan angkutan kereta api yang prima dan konsisten sampai ke pelosok dengan memberikan tarif yang terjangkau,” kata Menhub dalam keterangan resmi, Minggu (14/2/2021).

Menhub menjelaskan, moda perkeretaapian menjadi salah moda yang diminati seluruh lapisan masyarakat. Di masa pandemi ini, Menhub meminta, agar pelayanan kereta api memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Menhub juga meminta PT KAI dapat mengelola subsidi yang diberikan pemerintah dengan baik dan profesional agar dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Zulfikri mengungkapkan, PSO kereta api kelas ekonomi yang dimulai sejak tanggal 1 Januari hingga 31 Desember 2021 diberikan untuk layanan KA antarkota, yaitu KA ekonomi jarak jauh di 3 lintas pelayanan dengan volume sebesar 1,375 juta penumpang dalam satu tahun, KA ekonomi jarak edang di 10 lintas dengan perkiraan penumpang 3,27 juta penumpang, dan KA Lebaran di 1 lintas pelayanan sebanyak 26.445 penumpang.

Kedua, layanan KA perkotaan, yaitu KA ekonomi jarak dekat (KA lokal) di 28 lintas pelayanan dengan volume sebesar 21,22 juta penumpang per tahun, kereta rel Diesel (KRD) ekonomi (3,495 juta penumpang), Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek (166 juta penumpang), dan KRL Jogja-Solo dengan volume 2,229 juta penumpang.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya, skema pembayaran untuk PSO tahun ini adalah per bulan, bukan lagi per triwulan. Harapannya agar dengan pembayaran setiap bulan, maka pelayanan makin baik dan dapat mendukung kinerja keuangan PT KAI,” ujar Zulfikri.

Program pemberian subsidi kereta api kelas ekonomi merupakan amanat Undang-Undang No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian di mana pemerintah dapat memberikan subsidi selisih tarif dalam bentuk PSO dengan mekanisme penugasan kepada BUMN dalam hal ini PT KAI sebagai operator.

Pemberian subsidi pada tahun 2021 merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 355 Tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Penugasan Kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Orang Kereta Api Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2021.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN