Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pertumbuhan Ekonomi Kuartalan 2017 - 2020

Pertumbuhan Ekonomi Kuartalan 2017 - 2020

Kemenkeu Minta Semua Pihak Waspadai Berbagai Risiko Global

Kamis, 6 Mei 2021 | 16:19 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan Kunta Wibawa Dasa Nugraha meminta semua pihak terus mewaspadai berbagai risiko global terkait pandemi Covid-19 yang dapat mempengaruhi kondisi perekonomian domestik.

Pasalnya, hingga saat ini, kasus aktif harian Covid-19 global justru meningkat, dan munculnya varian baru Covid-19 dapat menganggu proses pemulihan ekonomi. Sementara, distribusi vaksin global juga masih terkendala sejumlah faktor.

“Di sini ada beberapa permasalahan global yang perlu diwaspadai, terutama kasus harian masih meningkat, dan akses vaksin yang belum merata, di antaranya embargo vaksin dari India yang membuat distribusi vaksin terkendala. Kemudian, dari beberapa sektor kontak intensif juga masih sulit pulih, termasuk hotel dan restoran,” kata Kunta Wibawa dalam diskusi FMB, Kamis (6/5).

Dia melanjutkan, proses pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) berpotensi berdampak terhadap adanya kemungkinan normalisasi kebijakan moneter AS yang lebih cepat. Selain itu, masih adanya proteksionisme beberapa negara bisa menyebabkan pemulihan ekonomi global belum merata.

Meski demikian, kata dia, sejumlah lembaga internasional memprediksi pertumbuhan ekonomi global akan membaik tahun ini. Hal itu didukung adanya sinyal positif, seperti kondisi pasar keuangan yang stabil, volatilitasnya mulai turun, serta harga komoditas yang terus meningkat.

“Dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang mencapai 18,3% di kuartal I-2021, ini sangat kuat dampaknya ke kita. Ekspor impor kita sangat bagus," ungkap Kunta Wibawa.

Dengan kondisi tersebut, dia optimistis, pemulihan ekonomi akan terus berlanjut, karena realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal I yang tercatat minus 0,74% sudah mulai membaik dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Dengan kondisi ini, kami tetap optimistis, Indonesia sudah konsisten pemulihannya.  Tapi, kita masih perlu menghadapi risiko-risiko yang ada, dan bisa mengendalikan pandemi untuk mempercepat recovery,” ujar dia.

 

 

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN