Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani

Kemenkeu Telah Realokasi dan Refocusing 4 Kali Belanja KL

Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:18 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati  menyebut pemerintah telah melakukan 4 kali melakukan refocusing dan realokasi belanja Kementerian dan Lembaga (K/L). Hal ini untuk pemenuhan anggaran penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang naik menjadi Rp 744,45 triliun tahun ini.

Ia mengatakan kenaikan anggaran juga sejalan dengan lonjakan kasus Covid-19 varian delta yang terjadi sejak bulan Juli.

"Dalam merespon kondisi tahun 2021 ini kami sudah melakukan 4 kali refocusing anggaran APBN," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (24/8).

Secara rinci, pada tahap pertama refocusing  dan realokasi yang dilakukan pemerintah sebesar Rp 59,1 triliun dari anggaran belanja kementerian/lembaga dan Rp15 triliun dari anggaran TKDD. Pengurangan anggaran pertama ini karena terjadinya lonjakan kasus pada Februari dan Maret lalu.

"Ini kita lakukan saat ada kenaikan jumlah kasus yang terjadi di bulan Februari dan Maret," kata dia.

Kemudian tahap kedua, refocusing anggaran kedua dilakukan ketika varian delta menyebar di Indonesia pada Juni lalu. Pemerintah pun memangkas anggaran non prioritas untuk meningkatkan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional. Dengan memangkas anggaran tunjangan kinerja di komponen THR dan gaji ke 13 mencapai Rp 12,3 triliun.

Refocusing pun kembali dilakukan pada anggaran kementerian/lembaga dan TKDD, akibat munculnya  varian delta, anggaran kementerian/lembaga kembali di realokasi dan refocusing sebanyak Rp 26,2 triliun dan Rp 6 triliun dari TKDD.

Selanjutnya, untuk refocusing tahap keempat dilakukan dari belanja K/L dan total anggaran yang berhasil dihemat mencapai Rp 26,3 triliun dari total anggaran Rp 55 triliun.

Dengan demikian, pemerintah sudah berhasil mengumpulkan dana Rp 144,9 triliun dari empat kali refocusing dan realokasi dari belanja KL.

 “Pointnya pemerintah terus melakukan (refocusing dan realokasi anggaran KL dan pemda) dan kami terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena pemerintah diberikan fleksibilitas dan pemerintah terus men-shuffle anggaran ke prioritas,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN