Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki bersama Executive Chairman MNC Group Hary Tanoe. (ist)

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki bersama Executive Chairman MNC Group Hary Tanoe. (ist)

Kemenkop dan UKM Gandeng MNC Dorong Digitalisasi UMKM 

Rabu, 6 Oktober 2021 | 21:13 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – PT MNC Investama Tbk (BHIT) atau MNC Group dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) menandatangani nota kesepahaman sebagai komitmen bersama mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui inovasi dan transformasi digital, seperti layanan digital banking, pengembangan transaksi cashless, akses pembiayaan, ekspansi e-commerce, distribusi konten digital, dan lain-lain.

Berbagai program telah dan akan disusun bersama MNC Group untuk meningkatkan kemampuan digital UMKM Indonesia. Salah satunya melalui program acara Indonesian Authentic Merchant di MNCTV.

Sekaligus untuk merayakan HUT ke-30, salah satu televisi milik MNC ini akan menayangkan 30 episode spesial mengenai cerita para pelaku UMKM atau warung di bawah naungan Smesco Indonesia untuk membantu promosi produk lokal yang inovatif dan inspiratif melalui program televisi. Usai penandatanganan MoU itu, sekitar 150 perwakilan komunitas UMKM langsung mendapatkan sosialisasi dan pendampingan bersama MNC Group untuk lebih memahami peluang bisnis yang ditawarkan oleh MotionBanking, MotionPay, MNC e-commerce, dan Warung Migo.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, menyambut baik inisiasi ini. “Kami sangat mengapresiasi komitmen dan dukungan MNC Group untuk turut menggerakkan transformasi digital UMKM di Indonesia. Secara gabungan, UMKM menyerap sekitar 97% atau 117 juta tenaga kerja nasional, dan berkontribusi sekitar 60% terhadap total pendapatan domestik bruto nasional,” ujarnya.

Namun disayangkan, imbuh Teten, masih banyak sekali para pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan terhadap akses perbankan. Untuk itu dia berharap agar kontribusi MotionBanking akan meningkatkan jumlah produksi, omzet, skala usaha, dan peningkatan daya saing.

“Ditambah lagi kerjasama lainnya dengan promosi melalui media dan e-commerce, yang merupakan keunggulan MNC Group. Dengan UMKM go digital, akan membuka peluang lebih besar untuk mendongkrak ekspor karya-karya lokal,” ujar Teten, Rabu (6/10/2021).

Ikut andil dalam digitalisasi UMKM, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, merupakan kehormatan bagi MNC Group ikut andil menjangkau 65 juta UMKM untuk bertransformasi digital dengan memanfaatkan kekuatan dan fitur teknologi kami di bidang media, jasa keuangan, dan e-commerce. Kolaborasi Smesco dengan MotionBanking akan mendorong proses bisnis yang lebih aman, produktif, dan efisien serta memberikan peluang untuk berkembang dengan bantuan pembiayaan.

Selain itu, dia melanjutkan, berbagai inisiasi dengan unit bisnis milik MNC Group diharapkan dapat membantu memajukan UMKM di Indonesia. “Kami yakin kolaborasi Kemenkop dan UKM dengan MNC Group akan menjadi solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dan menyebarkan dampak positif bagi jutaan masyarakat Indonesia melalui ekspansi digital,” kata dia.

Sejauh ini, dia menyatakan, UMKM di Indonesia seringkali menjadi sorotan dalam pembicaraan mengenai perkembangan ekonomi di Indonesia. Pasalnya, sebagian besar pelaku usaha di Indonesia merupakan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah. UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional dengan total 65.465.497 unit atau 99,99% pelaku usaha di Indonesia. Perinciannya, usaha mikro mencapai 64.601.352 (98,7%), usaha kecil 798.679, dan usaha menengah 65.465.
Sebagai upaya untuk mengembangkan UMKM Indonesia agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dia menegaskan, Kemenkop dan UKM merasa perlu untuk mendigitalisasi UMKM. Masuknya UMKM ke ranah digital, bisa memperluas jangkauan pasar, tidak terbatas pada daerah sekitar, melainkan ke seluruh Indonesia hingga lingkup internasional. Selain digitalisasi di captive market, digitalisasi di layanan keuangan membuka alternatif untuk pembiayaan memecahkan salah satu masalah utama yang dihadapi UMKM.

Adapun dukungan lainnya dari MNC Group pada UMKM adalah melalui MotionBanking, aplikasi perbankan digital dari PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) dan MotionPay, aplikasi e-money, e-wallet, transfer digital dan transaksi QRIS milik PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP). Bakal dikembangkan ekosistem financial technology (fintech) bersama Smesco Indonesia, lembaga resmi di bawah Kemenkop dan UKM akan lebih mengembangkan UMKM Indonesia.

Layanan perbankan digital MotionBanking ini akan menghubungkan para pelaku UMKM dengan berbagai kemudahan akses perbankan, termasuk pembiayaan, tabungan, deposito, kartu debit dan kartu kredit virtual. Pelaku UMKM juga dapat menjadi agent network MotionBanking untuk turut berperan dalam user acquisition serta menjadi agen penjualan berbagai layanan keuangan digital yang disediakan MotionPay yang sering disebut sebagai payment point online bank (PPOB) dan juga menggunakan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran offline di merchant.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN