Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koperasi dan Usaha, Kecil, dan Menengah (UKM) Teten Masduki

Menteri Koperasi dan Usaha, Kecil, dan Menengah (UKM) Teten Masduki

Kemenkop Siapkan Stimulus Dorong Pertumbuhan UMKM 2021

Minggu, 28 Februari 2021 | 12:48 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penggerak utama perekonomian Indonesia, pemulihan ekonomi nasional berangkat dari pemulihan sektor UMKM, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2018, populasi UMKM rnendominasi hingga 99% unit usaha dan menyerap 97% tenaga kerja dan berkontibusi terhadap 61% PDB.

Namun saat ini, UMKM tengah terpuruk sehingga membutuhkan bantuan semua pihak termasuk sektor keuangan dan pemerintah, peran sektor keuangan tidak bisa diabaikan karena tanpa bantuan modal, UMKM tidak mungkin dapat bangkit dan bersaing.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pada tahun 2020, proporsi kredit UMKM dalam total kredit perbankan baru mencapai 19%, padahal idealnya dengan populasi UMKM yang besar, seharusnya rasio kredit perbankan untuk UMKM meningkat pada angka 30%.
“Di sinilah pekerjaan rumah yang bisa dilakukan untuk mendorong UMKM lebih berdaya saing,” ujar dia di Jakarta, belum lama ini.

Pihaknya tengah menyiapkan stimulus tahun 2021 untuk mendorong UMKM berupa subsidi bunga KUR dan non KUR, KUR super mikro,modal kerja koperasi melalui LPDB dan Banpres Produktif Usaha Mikro.
Untuk meningkatkan pembiayaan formal, Kementerian Koperasi dan UMKM bersama Bank Indonesia, perbankan dan seluruh lembaga pembiayaan terus mendorong literasi keuangan UMKM dan mengupayakan pembiayaan efektif.

Head of Business Banking UOB Indonesia, Paul Kan Ngee Fei mengatakan UMKM menempatkan teknologi sebagai prioritas investasi mereka untuk bertahan selama pandemi.UOB menyediakan aplikasi khusus untuk UMKM, UOB Bizsmart yang bisa menjawab tantangan pelaku UMKM.

SM Micro Business Development BRI, Himawan Dwi Laksana mengatakan bahwa pihaknya tetap konsisten menyalurkan kredit ke UMKM, fokus BRI tahun ini adalah mendorong para debitur UMKM dengan mendigitalisasi proses bisnis BRI.

Sementara itu, Kepala UKM Center FEB UI, Zakir Sjakur mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada rantai pasok UMKM, sehingga untuk membangun kembali dibutuhkan medsos, e-commerce atau website.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN