Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pedagang menata masker berbahan kain di Jakarta,. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Pedagang menata masker berbahan kain di Jakarta,. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Kemenkop UMKM Gandeng Komunitas untuk Distribusikan Masker Kain

Arnoldus Kristianus, Jumat, 22 Mei 2020 | 23:30 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bekerjasama dengan sejumlah komunitas untuk mendistribusikan masker gratis kepada pegadang UKM di berbagai wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya

Adapun komunitas yang dilibatkan adalah Lazisnu, Indonesia Brand Aktivist Network (IBAN), Tokome, dan PT Wira Karitas.

“Kami bekerja sama dengan rekan dari berbagai komunitas untuk memudahkan pendistribusian masker kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dalam hal ini kami prioritaskan kepada pegadang kecil,” ucap Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata dalam pernyataan resmi di Jakarta, Jumat (22/5).

Adapun program pembagian masker gratis ini sebagai komitmen Kemenkop dan UKM membantu pemerintah dalam meredam infeksi penyebaran pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Program ini diadakan bekerja sama dengan para donator masker dari PT Mayora, PT Shirama Internasiaonal dan Komunitas Solidaritas Berantas Covid-19.

“Dengan adanya pembagian masker secara gratis ini, masyarakat akan semakin peduli dan ikut bersama sama pemerintah memutus pedemi Covid-19,” ujar Leonard.

Smesco Indonesia ditunjuk Kemenkop UKM sebagai salah satu mitra distribusi. Pendistribusian masker secara gratis ini ke daerah-daerah yang masuk zona merah pendemik Covid-19 di antaranya Kota Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Sejak dimulai pada awal pandemi Covid-19, hingga sekarang sudah lebih dari 190 ribu masker dibagikan kepada para pedagang.

Adapun komunitas yang dilibatkan, yakni IBAN yang di bantu oleh Lazisnu, Tangsel Kreatif, Komunitas Belimbing Depok, Global Visi Media, Universitas Umar Usman, Komunitas Indonesia Creativ Cities Network, Komunitas Fesyen berkelanjutan, dan Sekertariat ULUNI UI.

“Ini sebagai bagian dari gerakan mengenakan masker kain non medis untuk para pedagang. Kalau kita lihat banyak yang tidak bisa menerapkan social distancing karena mereka harus mencari nafkah di jalan. Oleh karena itu gerakan ini digagas untuk membantu,” kata Leonard.

Gerakan masker kain digagas Kemenkop dan UKM bersama para donatur masker ini bertujuan untuk mengurangi permintaan pasar terhadap masker medis, dan juga untuk menambah peluang penghasilan bagi UKM yang memproduksi masker kain non medis. Gerakan mengenakan masker kain di kalangan pedagang ini penting, karena mereka termasuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

“Dengan mengenakan masker, para pedagang di jalan dapat beraktivitas dengan lebih aman, atau mengurangi risiko tertular virus tersebut,” pungkas Leonard.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN