Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menpar Arief Yahya. Foto: IST

Menpar Arief Yahya. Foto: IST

Kemenpar Siapkan Pedoman Wisata Halal di Indonesia

Eva Fitriani, Kamis, 27 Juni 2019 | 09:25 WIB

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tengah menyusun dan menyiapkan pedoman wisata halal yang akan menjadi panduan bagi pengembangan pariwisata berstandar halal di Indonesia. Diharapkan, adanya pedoman wisata halal tersebut dapat mengakselerasi pertumbuhan wisata halal di Indonesia. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat menjadi pembicara dalam Pra-Konvensi Nasional Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Halal Indonesia di Hotel Hermitage Jakarta, Selasa, (25/6), mengatakan, pihaknya optimistis panduan tersebut akan berperan dalam mempercepat pertumbuhan wisata halal di Indonesia. Pedoman wisata halal sendiri akan meliputi empat bidang, yaitu destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan. Dalam penyusunan panduan, Kemenpar mengacu pada standar terbaik wisata dunia. 

"Kita harus mengikuti strategi umum seperti pelayanan dan harga terbaik yang berlaku di dunia," tegas Menpar.

Terkait standar layanan pariwisata, Menpar menjelaskan pentingnya sertifikasi pariwisata halal bagi pelaku dan produk pariwisata. Sertifikasi dapat dijadikan sebagai jaminan halal bagi produk pariwisata yang diproduksi oleh para pengusaha. 

"Untuk langkah awal, ada empat bidang usaha yang akan disertifikasi, yakni kuliner, hotel, biro perjalanan, dan spa. Sebaiknya para pelaku usaha tidak ragu untuk melakukan sertifikasi bagi bidang usahanya, karena dengan demikian ada jaminan produknya halal dan sesuai dengan standar," kata Menpar. 


 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA