Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pameran Hannover Messe

Pameran Hannover Messe

Kemenperin Perkenalkan Making Indonesia 4.0 di Hannover Messe 2020

Leonard AL Cahyoputra, Rabu, 4 Desember 2019 | 17:46 WIB

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Indonesia semakin mematangkan persiapan sebagai negara mitra resmi (official partner country) pada Hannover Messe 2020. Ajang bergengsi tersebut, menjadi salah satu upaya bagi Indonesia untuk memperkenalkan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2018.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi mengatakan, dengan mengusung Making Indonesia 4.0, pihaknya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa pelaku industri di Indonesia telah dan sedang bersiap menghadapi tantangan yang semakin kompleks terutama mengenai penerapan industri 4.0. Kesiapan mulai dari sisi SDM, bahkan infrastruktur pendukung seperti kawasan industri, juga akan ditampilkan. Sehingga diperoleh potret menyeluruh atas potensi industri manufaktur di Indonesia.

Dody menerangkan, ajang pameran tersebut dapat pula dimanfaatkan oleh pengusaha nasional untuk menyaksikan dan mempelajari berbagai kemajuan teknologi terkini yang sesuai dengan arah industri 4.0 yang sedang berkembang. “Selain itu, mendorong peningkatan investasi dan ekspor dari sektor industri manufaktur, serta pengembangan infrastruktur digital di Indonesia,” ujar dia di Jakarta, Rabu (4/12).

Pada Hannover Messe 2020, Paviliun Indonesia akan berdiri di area seluas 2.548 meter persegi. Paviliun ini bakal menampilkan eksibisi dari pelaku industri di lima sektor prioritas dalam Making Indonesia 4.0, yakni industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronik. 

Lima sektor tersebut, secara total mewakili 65% dari ekspor nasional. Selain itu, di Paviliun Indonesia terdapat eksibisi yang bersifat tematik mengikuti display category Hannover Messe 2020. 

“Diharapkan lebih dari 100 pelaku industri dalam negeri akan mengisi paviliun tersebut, dengan fasilitasi pemerintah,” ujar Dody.

Hannover Messe merupakan pameran internasional tahunan di bidang teknologi manufaktur industri, yang menampilkan berbagai hasil penelitian dan pengembangan, inovasi perusahaan rintisan (startup), teknologi informasi (IT), robotika, energi, kendaraan listrik, solusi logistik serta sektor-sektor lainnya. Pada tahun depan, pameran terkemuka itu akan berlangsung di Hannover, Jerman pada 20-24 April 2020.

Senior Vice President Hannover Messe, Deutsche Messe AG Arno Reich menerangkan, pihak penyelenggara memperkirakan ada lebih dari 6.000 perusahaan dari 70 negara yang menampilkan berbagai kemajuan teknologi industri manufaktur.

Dari 6.000 perusahaan yang akan tampil tersebut, dua pertiga berasal dari luar Jerman. Sementara jumlah pengunjung tahun depan ditargetkan melampui 200.000, yang sepertiganya berasal dari luar Jerman dan sekitar 95% pengunjung adalah pedagang professional.

"Dalam penyelenggaraan tahun 2019, sebanyak 8% pengunjung dan 28% peserta pameran, berasal dari Asia," ungkap dia. 

Menurut Reich, pengusaha Indonesia bisa mengambil manfaat yang banyak saat mengunjungi pameran tersebut karena akan memperoleh beragam informasi terkini mengenai berbagai kemajuan industri, termasuk industri 4.0 yang sedang dikembangkan di Indonesia. Selain itu, pengusaha juga bisa melakukan penjajakan bisnis dengan pengusaha dari berbagai negara yang kemungkinan bisa diterapkan di Indonesia.
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA