Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu lahan pertanian di Jawa Timur. Foto ilustrasi: Investor Daily/gora kunjana

Salah satu lahan pertanian di Jawa Timur. Foto ilustrasi: Investor Daily/gora kunjana

Kementan Berencana Tambah Lahan Padi Baru 250 Ribu Ha

Jumat, 21 Agustus 2020 | 08:42 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana memperluas lahan tanaman baru untuk padi seluas 250 ribu hektare (ha) pada tahun ini, tujuan penambahan luasan lahan adalah untuk memperkuat cadangan beras nasional.

Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian Akhmad Musyafak mengatakan penambahan lahan direncanakan akan dilakukan pada kuartal 4 tahun ini dengan fokus pengembangan di daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu.

Ia menuturkan pasokan beras dan Jagung untuk tahun ini mencukupi, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir tetapi pemerintah menjamin ketersediaan bahan pangan terkendali.

Stok beras hingga akhir tahun mencapai 7,1 juta ton, Jagung mencapai 2,6 juta ton dan Kementan tetap akan memperluas lahan baru untuk cadangan dan penyimpanan jangka panjang.

“Kami akan terus memantau perkembangan komoditas pangan utama, dan melakukan upaya upaya untuk menjaga pasokan pangan, salah satunya memperluas lahan untuk tanaman,” ujar dia dalam diskusi memperkuat sektor pertanian, di Jakarta, belum lama ini.

Di samping itu, sebagai salah satu langkah strategis dalam upaya memenuhi penyediaan pangan bagi masyarakat Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga memperkuat Lumbung Pangan Masyarakat Desa.

Kedua Kementerian sepakat memperkuat Lumbung Pangan Masyarakat Desa dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi dan Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT di Jakarta pada 19 Agustus 2020 dan disaksikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Agung mengatakan Lumbung Pangan Masyarakat Desa bertujuan untuk memperkuat cadangan pangan masyarakat desa untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan mengantisipasi terjadinya krisis pangan.

Kerja sama ini melibatkan tiga Direktorat yaitu Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal dan Ditjen Pembangunan Kawasan Perdesaan.
Penguatan Lumbung Pangan ini diprioritaskan pada 38.700 desa yang tersebar di 240 Kabupayen Non Sentra Produksi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN