Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Syahrul Yasin Limpo. Sumber: BSTV

Syahrul Yasin Limpo. Sumber: BSTV

Kementan Gandeng 6 Universitas Kembangkan Diversifikasi Pangan Lokal

Rabu, 5 Agustus 2020 | 16:53 WIB
Ridho Sukra

JAKARTA, Investor.id - Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) bekerjasama dengan enam Perguruan Tinggi dalam pengembangan diversifikasi pangan lokal dan pendampingan kegiatan pekarangan pangan lestari.

Keenam Peguruan Tinggi yang diajak kerja sama adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lampung (Unila), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Lambung Mangkurat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kerja sama yang dilakukan dengan Perguruan Tinggi merupakan kerja sama lanjutan untuk memperkuat diversifikasi pangan lokal.
Perguruan Tinggi mempunyai teknologi dan inovasi yang bisa  diterapkan di masyarakat, dan dengan teknologi yang dikembangkan maka akan bermanfaat untuk penyediaan pangan.

“Kerja sama ini bisa menjadi percontohan dalam membangun mindset tentang pekarangan pangan lestari dan diversifikasi pangan lokal,” ujar dia di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan belum berakhir ini, masyarakat di seluruh dunia memprioritaskan pangan sebagai kebutuhan utama. Masing-masing negara sudah mempersiapkan strategi untuk mewujudkan ketahanan pangan, termasuk Indonesia.

Ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan dengan pasokan pangan yang aman terkendali tetapi juga harus mempunyai nilai tambah melalui diversifikasi pangan lokal. Diversifikasi pangan membuat produk semakin menarik dan mempunyai nilai jual lebih untuk konsumen.

Pemerintah juga membangun food estate di Kalimantan Tengah, yang potensial untuk menanam buah-buahan, sayur-sayuran, dan peternakan.

“Lahan mencukupi, diversifikasi pangan harus diwujudkan dan Indonesia harus bisa memanfaatkan produk pangan lokal yang ada,” jelas dia.

Editor : Totok Subagyo (totok_hs@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN