Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Zulkifli Zaini (dua dari kiri). Foto: dok.suara pembaruan

Zulkifli Zaini (dua dari kiri). Foto: dok.suara pembaruan

Kementerian BUMN: Zulkifli Zaini Dipilih karena PLN Butuh Ahli Keuangan

Triyan Pangastuti, Selasa, 24 Desember 2019 | 12:42 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan, Zulkifli Zaini dipilih sebagai direktur utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN karena yang bersangkutan memiliki keahlian dalam sektor keuangan yang diperlukan bagi pembiayaan PLN ke depan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, fokus PLN ke depan adalah pada distribusi listrik terkait dengan target elektrifikasi 100% seluruh wilayah Indonesia dan menurunkan biaya. Kemudian PLN juga dituntut untuk bisa memberikan tarif listrik yang murah kepada masyarakat.

"Selanjutnya PLN mendapat tugas untuk memanfaatkan EBT, yang berikutnya menurunkan impor berhubungan dengan migas. Ini yang menjadi latar belakang terpilihnya Zulkifli Zaini, yang kami anggap bisa membenahi keuangan PLN," kata dia ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12).

Untuk memperkuat distribusi, jelas Arya, diperlukan keuangan yang sehat dan pendapatan yang stabil dan kemampuan untuk melakukan ini dimiliki oleh Zulkifli Zaini yang basis profesi sebagai seorang bankir. "Kebutuhan PLN saat ini kami lihat, sebab ingin ekspansi dan perkuat distribusi artinya cash flow harus kuat," ucap dia.

Menurut Arya, ke depan PLN tidak akan lagi fokus pada pembangunan pembangkit-pembangkit lagi karena tugas pembangunan pembangkit akan diserahkan kepada pihak swasta atau perusahaan BUMN lainya. "PLN enggak fokus lagi pada pembangunan power plant. Jadi, ke sana larinya," ujar dia..

Sebelumnya, salah satu kandidat terkuat dari tiga calon bos PLN yang santer diberitakan adalah Rudiantara, mantan menteri komunikasi dan informatika (menkoinfo) yang juga pernah menjabat sebagai wakil direktur utama PLN. Meski begitu, Arya membenarkan bahwa Rudiantara merupakan nama yang turut diajukan ke Tim Penilai Akhir (TPA).

Ia menegaskan bahwa sejak awal dirinya tak pernah memberi kepastian bahwa Rudiantara akan menjadi direktur utama PLN. "'Kan sejak awal kami tidak pernah mengatakan itu, kami mengatakan termasuk yang tiga nama itu," tuutur dia.

Arya mengatakan, dipilih atau tidaknya Rudiantara bergantung pada kebutuhan PLN ke depan. ,Kemudian keputusan memilih Zulkifli yang berasal dari luar PLN bukan internal, disebabkan PLN juga membutuhkan penyegaran sisi struktur organisasi.

Kendati Rudiantara batal terpilih menjadi dirut PLN, Arya mengatakan, jika BUMN lain membutuhkan direksi baru, mungkin saja Rudiantara diajak kembali, sebab kompetensinya yang baik. "Nanti kita lihat, kalau nanti ada kebutuhan BUMN pasti bisa kita minta lagi beliau (Rudiantara). Apalagi data beliau sudah kami dapat," pungkas dia.

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA