Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
M Hadi Nainggolan --Ketua Umum DPP Pemuda JBMI (kanan) mengajak Komite Investasi Kementerian Investasi/BKPM Anggawira (kiri) dan tim untuk berkeling melihat berbagai spot view indah kawasan Danau Toba dari beberapa Kabupaten daerah sekitar.

M Hadi Nainggolan --Ketua Umum DPP Pemuda JBMI (kanan) mengajak Komite Investasi Kementerian Investasi/BKPM Anggawira (kiri) dan tim untuk berkeling melihat berbagai spot view indah kawasan Danau Toba dari beberapa Kabupaten daerah sekitar.

Kementerian Investasi/BKPM Dukung Pengembangan Agrowisata Daun Agro

Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:39 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong Investasi di sektor Agrowisata dan kawasan pertanian terpadu. Kementerian Investasi/BKPM ingin ekosistem bisnis di sektor pertanian bisa menjadi pilar kekuatan ekonomi daerah dan Nasional Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Anggawira selaku Komite Investasi Kementerian Investasi/BKPM dalam lawatannya di Kawasan Danau Toba setelah mengikuti acara Rapat Konsultasi Publik (RKP) I “Penyusunan Ranperda Rencana Umum Penanaman Modal  (RUMP) Provinsi Sumatera Utara” yang dilaksanakan di Hotel Labersa Balige Sumatera Utara.

Anggawira --seperti dikutip dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (12/6/2021)-- berharap Kawasan-Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Sumatera Utara terintegrasi dengan sektor industri lainnya, tidak berjalan sendiri-sendiri. Industri hulu dan hilir harus terkoneksi dengan baik agar ekosistem bisnis bisa berjalan efektif dan efesien. Misal sektor pertanian harus dekat dengan industri pabrik pengolahan dan rantai pemasarannya.

Mindset Kawasan Ekonomi Khusus juga harus kita ubah, yang dulunya seolah-olah hanya fokus di Industri tapi saat ini harus masuk ke berbagai sektor, seperti kawasan ekonomi khusus pariwisata, kawasan ekonomi khusus pertanian, kawasan ekonomi khusus kesehatan dan lainnya, semuanya harus terintegrasi satu sama lainnya, termasuk mendukung program dari Daun Agro dalam smartfarming dengan konsep offtaker pertanian yang saat ini tengah digalakkan di Sumatera Utara,” tutur Anggawira.

Kementerian Investasi/BKPM juga terus mendorong untuk “mengawinkan” perusahan besar yang ada di Sumatera Utara dengan pengusaha lokal dan UMKM sekitarnya. Program kemitraan ini juga terus menjadi prioritas, dengan target capaian semua pelaku usaha bisa berkembang bersama-sama dan pertumbuhan ekonomi semakin maju.

M Hadi Nainggolan --Ketua Umum DPP Pemuda JBMI (2 dari kiri) kunjungi tanah leluhur Nainggola
M Hadi Nainggolan --Ketua Umum DPP Pemuda JBMI (2 dari kiri) kunjungi tanah leluhur Nainggola

Di tempat yang sama Direktur Utama PT Daun Agro Nusantara M Hadi Nainggolan mengatakan apresiasi tingginya kepada Kementerian Investasi/BKPM yang terus fokus menghadirkan investasi di berbagai sektor usaha, termasuk di sektor pertanian dan peternakan.

“Kita berharap dukungan dari Kementerian Investasi/BKPM untuk mensukseskan program Smartfarming dengan konsep integrasi pertanian dengan teknologi kekinian yang dipadukan dengan Agrowisata dan gerakan Tani Millenial. Tentu kita butuh berbagai mitra strategis untuk bisa mensukseskan program ini, imbuh Hadi Nainggolan.

Pasca kegiatan acara mengikuti Rapat Konsultasi Publik (RKP) I “Penyusunan Ranperda Rencana Umum Penanaman Modal  (RUMP) Provinsi Sumatera Utara” yang dilaksanakan di Balige, Tim Kementerian Investasi/BKPM bersama dengan tim Daun Agro bekeliling bersama di Kawasan Danau Toba mulai dari Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, Simalungun, Humbang Hasundutan hingga ke Pulau Samosir.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN