Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) rampungkan jembatan gantung Mbah Buto di Jobang, Jawa Timur.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) rampungkan jembatan gantung Mbah Buto di Jobang, Jawa Timur.

Kementerian PUPR Rampungkan Jembatan Gantung Mbah Buto di Jawa Timur

Senin, 12 Juli 2021 | 13:24 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) rampungkan jembatan gantung Mbah Buto di Jobang, Jawa Timur. Jembatan sepanjang 60 meter yang menghubungkan Desa Ngrimbi dengan Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan. "Terutama dalam beraktivitas menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga," ujarnya dalam keterangan pers diterima Senin (12/7).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali Achmad Subki menyatakan, Jembatan Gantung Mbah Buto merupakan bagian dari paket pekerjaan Pembangunan Jembatan Gantung Kaliregoyo Cs yang dilaksanakan oleh BBPJN Jawa Timur – Bali, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

"Selain Jembatan Gantung Mbah Buto, terdapat dua jembatan gantung lainnya masih dalam proses konstruksi yakni Jembatan Gantung Kaliregoyo di Kabupaten Lumajang dan Jembatan Gantung Ngares di Kabupaten Trenggalek," kata Subki.

Subki menambahkan sesuai peruntukannya, jembatan gantung pejalan kaki ini hanya boleh dilintasi oleh warga yang berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan bermotor roda dua. “Jembatan Gantung Mbah Buto ini konstruksinya adalah jembatan gantung baja, dimana kekuatannya mengandalkan sling hanger sebagai perkuatan di lantainya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Brang Wetan, Desa Penggaron Mahmud Nasution menambahkan selain memperpendek jarak dan waktu tempuh, keberadaan jembatan gantung ini disambut gembira karena membuka potensi lain untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar. “Ini potensi yang mau dikembangkan karena mau dibuat wisata karena menjadi daya tarik pengunjung untuk datang ke sekitar Dam Mbah Buto,” tutupnya.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN