Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu rusun yang dibangun Kementerian PUPR. Foto: PUPR

Salah satu rusun yang dibangun Kementerian PUPR. Foto: PUPR

DUKUNG PENGEMBANGAN SDM,

Kementerian PUPR Selesaikan 16 Rusun di Jateng

Investor Daily, Jumat, 24 Januari 2020 | 15:27 WIB

JAKARTA, investor.id - Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2017-2019, Kementerian PUPR telah membangun 16 Rusun yang terdiri dari 8 Rusun Santri Pondok Pesantren, 3 Rusun Mahasiswa, 1 Rusun ASN/Polri, dan 4 Rusun untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR.

)Seluruh Rusun yang dibangun dilengkapi fasilitas dasar seperti jaringan air bersih, sanitasi dan listrik. Selain itu setiap kamar juga telah dilengkapi dengan meubel air.

Di Provinsi Jawa Tengah pula, pada 2019 Kementerian PUPR juga telah meresmikan tujuh rusun sewa (rusunawa) yang diperuntukkan bagi MBR dan pelajar/mahasiswa.

Demikian dikemukakan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam pernyataan resminya yang diterima Investor Daily, Kamis (23/1).

“Rusun sebagai infrastruktur pendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) telah selesai dibangun. Hal ini diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi santri dan mahasiswa dalam menimba ilmu,” kata Khalawi Abdul Hamid.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid

Ia menjelaskan, pada tahun 2015 – 2018, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan, juga telah membangun Rusun sebanyak 728 tower dengan total 44.893 unit dan di tahun 2019, 137 tower atau 6.873 unit Rusun.

"Sehingga total rumah susun yang dibangun pada 2015 – 2019 pun menjadi 865 tower atau 51.766 unit," kata Khalawi.

Rusun santri

Terkkait rusun santri, Khalawi mengatakan umumnya memiliki 8-12 kamar tipe barak yang dapat menampung sekitar 216 santri/mahasiswa.

Sedangkan Rusun Mahasiswa menggunakan kamar tipe 24 yang dapat dihuni 2 orang. Sementara Rusun ASN diperuntukan bagi ASN yang belum menikah maupun yang sudah berkeluarga. Pada umumnya memiliki 3-4 lantai dengan tiga tipe kamar yakni tipe 24, 36 dan 45 dan jumlah unit sebanyak 36-58 unit.

Sebanyak empat Rusun Santri Pondok Pesantren di Provinsi Jawa Tengah dibangun tahun 2018 yakni Rusun Ponpes Al Qurani Azzayadi Solo Kabupaten Sukoharjo, Rusun Ponpes At Tauhiddiyah Kabupaten Tegal, Rusun Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah Kabupaten Tegal, dan Rusun Ponpes Bumi Damai Kabupaten Blora.

Di Kabupaten Tegal, dua rusun yang dibangun masing-masing sebanyak 1 tower dengan tipe barak, dengan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar untuk Rusun Ponpes At Tauhiddiyah setinggi 3 lantai sebanyak 37 unit dan Rusun Ponpes Misbahul Huda Al Amiriyah dengan anggaran Rp 4,9 miliar setinggi 2 lantai sebanyak 24 unit.

Kedua rusun ponpes lainnya yang dibangun pada tahun 2018 yakni Rusun Ponpes Al Qurani Azzayadi Solo di Kabupaten Sukoharjo dibangun setinggi 3 lantai sebanyak 37 unit dengan anggaran Rp 6,8 miliar dan Rusun Ponpes Bumi Damai di Kabupaten Blora yang dibangun setinggi 2 lantai sebanyak 24 unit dengan anggaran Rp 4,5 miliar.

Sedangkan pada tahun 2017 dibangun Rusun Ponpes Al Madani di Kota Semarang dengan anggaran Rp 6,41 miliar yang terdiri dari 1 tower tipe barak setinggi 3 lantai sebanyak 30 unit.

Sementara pada tahun 2019, telah selesai dibangun tiga Rusun Santri, yakni Rusun Ponpes Anwarul Falah Kabupaten Purworejo sebanyak 1 (satu) tower 2 Lantai dengan tipe Barak sejumlah 14 Unit dengan anggaran Rp 2,57 miliar, Rusun Ponpes Al-Husna Kabupaten Jepara sebanyak 1 (satu) tower 2 Lantai dengan tipe Barak sejumlah 14 Unit dengan anggaran Rp 2,6 miliar, dan Rusun Ponpes Al Inayah sebanyak 1 (satu) tower 2 Lantai dengan tipe Barak sejumlah 14 Unit dengan anggaran Rp 2,65 miliar.

Rusun Mahasiswa dan ASN

Selain Rusun Santri, Kementerian PUPR pada tahun 2018 juga membangun 2 rusun di Provinsi Jawa Tengah yang diperuntukkan bagi mahasiswa, masing-masing di Universitas Peradaban Kabupaten Brebes dengan anggaran Rp 11,1 miliar sebanyak 1 tower dengan tinggi 3 lantai berkapasitas 37 unit dan Universitas PGRI Semarang dengan anggaran Rp 11,8 miliar sebanyak 1 tower setinggi 4 lantai dengan kapasitas 50 unit.

Sementara pada tahun 2017, telah dibangun Rusun Universitas Sains Al-Quran Kabupaten Wonosobo setinggi 3 lantai sebanyak 37 unit dengan anggaran Rp 7,7 miliar.

Selain membangun rusun lembaga pendidikan, pada tahun 2018 Kementerian PUPR juga telah membangun Rusun ASN Pemkot Surakarta (Tower 1) Kota Surakarta (48 unit) dan Rusun MBR BKT Kota Semarang (58 unit). Kedua rusun tersebut dibangun dengan tipe 36 setinggi 4 Lantai dengan anggaran masing-masing sebesar Rp 14 miliar dan Rp 13,5 miliar.

Selanjutnya pada 2019, telah selesai dibangun tiga Rusun MBR di Jawa Tengah, yakni Rusun MBR Kota Tegal sebanyak 1 tower tipe 36,3 Lantai sebanyak 47 unit dengan anggaran Rp 16,5 miliar dan Rusun Kota Semarang Tower 1 dan Tower 2 tipe 36, 3Lantai, dengan masing-masing tower sebanyak 47 unit dan anggaran Rp 16 miliar untuk setiap tower. (c-01)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN