Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur berkapasitas 8.68 juta m3 akan digunakan untuk menyuplai irigasi seluas 600 hektare dan air baku 300 liter per detik. Bendungan ini ditargetkan beroperasi tahun ini. (doc Kementerian PUPR)

Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur berkapasitas 8.68 juta m3 akan digunakan untuk menyuplai irigasi seluas 600 hektare dan air baku 300 liter per detik. Bendungan ini ditargetkan beroperasi tahun ini. (doc Kementerian PUPR)

Kementerian PUPR Tanam 655 Pohon di Area Bendungan Tukul

Senin, 12 April 2021 | 23:01 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menanam 655 pohon bernilai ekonomis di area sabuk hijau (greenbelt) seluas 2.496 ha di sekitar Bendungan Tukul, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Penanaman yang melibatkan Ikatan Purnabhakti Kementerian Pekerjaan Umum (IPPU) dan kelompok masyarakat setempat itu merupakan bentuk komitmen Kementerian PUPR untuk berperan aktif dalam konservasi alam melalui penanaman pohon bernilai ekonomis di semua area infrastruktur.

Seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Senin (12/4/2021), pohon yang  ditanam terdiri atas durian musang king sebanyak 50 pohon, mangga (300 pohon), dan jeruk baby pacitan (305 pohon).

“Dalam kegiatan pembangunan PUPR, prosesnya harus berfokus pada penyediaan lapangan kerja atau padat karya, misalnya penghijauan, mulai pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan diharapkan sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Sunarto, salah seorang anggota Kelompok Tani Tukul, menyampaikan ucapan terima kasih karena telah dilibatkan dalam pengelolaan tanaman di Bendungan Tukul.

“Selama ini Pacitan terkenal memiliki durian sebagai komoditas unggulan dengan pembudidayaan yang jauh lebih singkat. Kami berharap ke depan hasil pengelolaan tanaman ini bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar,” tutur Sunarto.

Bernilai Ekonomis

Sementara itu, Staf Ahli Menteri PUPR (Sampu) Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Sudirman mengungkapkan, pohon yang ditanam harus memiliki kriteria dapat memperkuat infrastruktur dan bernilai ekonomis, terutama dari buahnya.

Dia menambahkan, teknis penanaman pohon telah diatur dengan memperhatikan kondisi lahan dan area infrastruktur sampai ke urusan pemeliharaannya.

“Bendungan Tukul yang telah diresmikan Bapak Presiden Joko Widodo pada 14 Februari 2021, selain bermanfaat sebagai irigasi, air baku, pengendalian banjir dan pembangkit listrik, harus ditata dan memiliki kawasan sabuk hijau yang memadai melalui penanaman pohon yang disesuaikan dengan struktur tanah,” papar Sudirman.

Bendungan Tukul yang memiliki kapasitas tampung 8,68 juta meter kubik, kata Sudirman, bermanfaat untuk mengairi irigasi seluas 600 ha dan mereduksi banjir 42,22 m3 per detik, berpotensi sebagai sumber pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) 2x132 kilowatt, konservasi sumber daya air, dan pariwisata. Bendungan Tukul mulai dibangun pada 2013 dan selesai pada 2021, menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 904,4 miliar.

Dalam sambutan yang disampaikan saat peresmian bendungan, Presiden Jokowi mengharapkan agar Bendungan Tukul dapat menjadi infrastruktur yang penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan air di wilayah sekitar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

“Saya minta agar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah, memberikan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” ujar Presiden Jokowi.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN