Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (IST)

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (IST)

Kemnaker Tingkatkan Cakupan Peserta Jamsostek

Jumat, 3 September 2021 | 19:53 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan 10 terus berupaya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan, baik bagi pekerja penerima upah maupun bukan.  Hal ini dilakukan sebagai upaya  menjaga keberlangsungan kepesertaan pekerja penerima upah dalam program Jamsostek.

 "Peningkatan cakupan kepesertaan tersebut di antaranya dilakukan melalui kegiatan sosialisasi Program Jamsostek bagi pelaku hubungan industrial di perusahaan," ucap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dalam keterengannya, Jumat (3/9).

Guna mendorong efektivitas pelaksanaan Jamsostek bagi pekerja penerima upah, dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021, Kemkaner menargetkan capaian cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pekerja penerima upah mencapai 29,44% dari total penduduk yang bekerja.

"Sementara itu, target cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada 2024 sebanyak 37,24% dari total penduduk yang bekerja," imbuhnya.

Secara nasional, jumlah peserta Jamsostek Penerima Upah sebanyak 40,1 Juta orang. Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah, jumlah peserta Jamsostek Penerima Upah sebanyak 1,96 juta orang yang berasal dari 77,3 ribu perusahaan.

Ida Fauziyah melanjutkan, pemberlakuan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan peraturan pelaksanaannya, merupakan bukti kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  

Dia pun berharap, sosialisasi program Jamsostek bagi pelaku hubungan industrial mampu memahami pentingnya Jamsostek bagi setiap perusahaan dan mengikutkan seluruh pekerjanya dalam program jaminan sosial.

"Karena, manfaat dan perlindungan yang diberikan sangatlah besar, yang pada akhirnya akan membantu peningkatan kenyamanan bekerja dan produktivitas di perusahaan," kata Ida Fauziyah.  

Sementara itu, Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri menmbahkan, kegiatan sosialisasi  bertujuan untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja di Indonesia. Ekosistem ketenagakerjaan Indonesia akan semakin kuat dan mumpuni jika seluruh pihak memperhatikan elemen hak-hak  pekerja.

“Bagaimana pekerja memperoleh perlindungan, salah satunya jaminan sosial," ucap Indah.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN