Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut Perum Bulog Budi Waseso meninjau pasar beras. Foto ilustrasi: IST

Dirut Perum Bulog Budi Waseso meninjau pasar beras. Foto ilustrasi: IST

Kenaikan Harga Beras Perlu Diantisipasi

Minggu, 13 Desember 2020 | 08:27 WIB
Tri Listiyarini

JAKARTA, investor.id - Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah kebijakan yang fokus untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga beras pada akhir tahun 2020.

Laporan Indeks BURT (Indeks Bulanan Rumah Tangga) yang rutin dikeluarkan oleh Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) setiap bulan menunjukkan harga beras kualitas medium sejak Oktober memang terpantau stabil tinggi di kisaran Rp 12.500 per kilogram (kg).

Namun, harga ini berpotensi untuk  mengalami kenaikan jelang Natal dan Tahun Baru 2021. Peneliti CIPS Galuh Octania mengatakan, pemerintah perlu segera mengantisipasi adanya potensi kenaikan harga beras antara lain karena titik kenaikan harga selalu tampak di saat permintaan meningkat seiring dengan datangnya perayaan hari raya dan libur nasional.

Jumlah stok sebanyak 1,10 juta ton saat ini tidak hanya menandakan lebih rendahnya stok dibanding tahun 2019 yang berjumlah 2,24 juta ton, namun juga lebih rendah dibandingkan dengan stok beras 2018 sebanyak 2,19 juta ton. Walaupun demikian, jumlah stok beras saat ini masih lebih tinggi kalau dibandingkan dengan stok 2017 yang tercatat sebanyak 900 ribu ton.

“Jika melihat perbandingan yang kurang lebih sama dengan keadaan di tahun 2017, Indonesia harus dapat mengantisipasi ketersediaan beras, tidak hanya untuk menghadapi libur akhir tahun akan tetapi juga menghadapi kebutuhan tahun 2021,” ujar dia seperti dilansir Antara, pekan ini.

Galuh mengingatkan bahwa jumlah stok akhir di tahun 2017 kemudian memaksa pemerintah untuk melakukan importasi beras hingga sebanyak 2,25 juta ton sepanjang 2018. Untuk itu, peluang berulangnya keadaan seperti ini di tahun 2021 seharusnya sudah diantisipasi sesegera mungkin.

“Perhitungan akan impor harus dikalkulasikan sedini dan seefektif mungkin untuk menghindari kerugian akibat tingginya harga beras dan panjangnya birokrasi impor,” katanya.

Selain panjangnya proses birokrasi impor, Indonesia juga perlu untuk mewaspadai maraknya perilaku proteksionisme akibat pandemic Covid-19.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama November 2020, rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani turun 1,93% dan rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan turun 1% dari bulan sebelumnya.

“Ada penurunan yang tajam untuk GKP secara month to month yaitu sebesar 1,93% dibandingkan gabah kering giling (GKG) yang sebesar 1,74%,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto.

Tren penurunan harga gabah terjadi karena sejumlah alasan diantaranya pasokan yang masih terjaga karena sejumlah wilayah masih musim panen.

“Curah hujan juga tinggi sehingga berdampak ke kualitas gabah dan membuat turun harga. Ini yang barangkali menyebabkan harga gabah turun,” katanya.

Selama November 2020, ratarata harga GKP di tingkat petani Rp 4.722 per kg atau turun 1,93% dan di tingkat penggilingan Rp 4.815 per kg atau turun 2,29% dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.312 per kg atau turun 1,74% dan di tingkat penggilingan Rp 5.440 per kg atau turun 1,56%.

Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp 4.454 per kg atau turun 3,22% dan di tingkat penggilingan Rp 4.565 per kg atau turun 3,09%. Dibandingkan November 2019, rata-rata harga gabah pada November 2020 di tingkat petani untuk kualitas GKP turun 7,38%, GKG turun 5,47%, dan gabah luar kualitas turun 4,33%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN