Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pedagang memotong daging sapi untuk ditimbang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Pedagang memotong daging sapi untuk ditimbang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Kenaikan Harga Daging dan Telur Sebabkan Inflasi Juni

Arnoldus Kristianus, Rabu, 1 Juli 2020 | 12:53 WIB

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juni 2020 sebesar 0,18%. Inflasi disebabkan kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras. Sedangkan penghambat utama inflasi adalah turunnya harga bawang putih dan cabai merah. Dengan angka inflasi ini maka inflasi tahun kalender 2020 adalah 1,09%. Sementara inflasi tahunan adalah 1,96%

“Menurut komponennya inflasi pada juni ini terjadi karena kenaikan harga komoditas yang termasuk dalam harga bergejolak terutama daging ayam ras dan telur ayam ras,” ucap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantornya pada Rabu (1/7).

Dari 90 kota yang didata BPS ada 76 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjdi di Kendari dengan inflasi sebesar 1,33%. sedangkan inflasi terendah terjadi di Makassar sebesar 0,01%. Sementara itu  deflasi tertinggi terjadi di Ternate sebesar minus 0.34%. Sedangkan deflasi terendah ada di Padangsidimpuan sebesar -0,02%

telur ayam
Telur ayam siap dipasarkan. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Ia mengatakan kenaikan harga daging ayam ras itu memberikan andil ke inflasi 0,14%. Pergerakan harga daging ayam ras selama bulan juni memang mengalami kenaikan di 86 kota IHK.

“Kenaikan tertingg di Gunung Sitoli sebesar 41%  dan juga di Lhoksumawe terjadi kenaikan daging ayam ras sebesar 37%,” ucapnya.

Komoditas lainnya yang cukup dominan memberikan andil ke inflasi adalah telur ayam ras dimana andilnya 0,04%. Sebaliknya ada beberapa komoditas yang mengalami penuruna harga sehingga memberikan andil ke deflasi yaitu bawang putih, cabai merah, minyak goreng dan cabai rawit.

Sedangkan jika dilihat dari komponennya, komponen inti pada Juni 2020 mengalami inflasi sebesar 0,02%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Juni) 2020 sebesar 0,86% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2020 terhadap Juni 2019) sebesar 2,26%.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN