Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur antara  Pertamina dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3/2021). Foto: Istimewa

Penandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur antara Pertamina dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3/2021). Foto: Istimewa

Kerjasama Pertamina dan ADNOC Pastikan Pasokan LPG

Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:20 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

JAKARTA, investor.id – Guna memastikan dapat pasokan LPG dan Sulphur dari Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Pertamina menandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur Jumat (5/3/2021).

Penandatangan ini dilakukan oleh Vice President Trading & Other Business Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T) PT Pertamina (Persero), Maya Kusmaya dengan Senior President International Relations ADNOC,

Salem Al Meheiri dalam kegiatan Business Forum Indonesia-Emirates Amazing Week (IAEW) dan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA), Suhail Al Mazroeui.

Penandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur antara  Pertamina dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3/2021). Foto: Istimewa
Penandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur antara Pertamina dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3/2021). Foto: Istimewa

Kebutuhan LPG nasional di tahun 2022 diperkirakan akan mencapai 8.30 juta ton, meningkat menjadi 9.12 juta ton di tahun 2023, dan 10.01 juta ton pada tahun 2024.

Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Hasto Wibowo pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kerjasama ini memastikan keamanan pasokan LPG nasional yang diproyeksikan terus meningkat setiap tahunnya.

“Saat ini balance kebutuhan impor LPG nasional mencapai 6 juta ton per tahun, harapannya dengan kerjasama ini Pertamina dapat memperluas sumber pasokan dan menjaga kestabilan pasokan,” ujar Hasto.

Hasto menambahkan, perjanjian inipun dimungkinkan diperpanjang setiap tahunnya, dengan tetap dilakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum perjanjian berakhir.

Penandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur antara  Pertamina dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3/2021). Foto: Istimewa
Penandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur antara Pertamina dengan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3/2021). Foto: Istimewa

“Kerjasama ini merupakan salah satu strategi pengadaan bundling produk LPG dan petrokimia yang dibeli langsung dari produser. Diharapkan kerjasama ini dapat menciptakan peluang kolaborasi jangka panjang untuk produk LPG dan petrokimia dengan tentunya tetap memperhatikan perkembangan dari bisnis petrokimia serta mengacu kebijakan bauran energi nasional sebagaimana tercantum dalam RUEN,” tambah Hasto.

Sementara itu Senior President International Relations ADNOC, Salem Raheb Al Meheiri menyambut baik kerjasama strategis dengan Pertmaina. “Sebagai salah satu produsen LPG, minyak mentah, dan Petrokimia terbesar di dunia, ADNOC menjamin akan memasok produk dengan handal ke Indonesia,” jelasnya.

Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis juga turut menyambut positif penandatangan yang dilakukan oleh Pertamina dan ADNOC tersebut. “Dari KBRI kami berharap realiasi kerjasama di bidang pasokan LPG dan Sulphur ini dapat membuka peluang kerjasama lain seperti Petrokimia, maupun downstream industry lainnya di masa mendatang,” pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN