Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono.

Keyakinan Konsumen terhadap Kondisi Ekonomi Membaik

Senin, 8 Maret 2021 | 13:18 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id -- Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Februari 2021 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi membaik. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2021 sebesar 85,8, sedikit meningkat dari 84,9 pada Januari 2021. Ini juga ditopang oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Februari yang membaik menjadi 65,1 dari sebelumnya 63,0.

“Keyakinan konsumen terpantau menguat pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 1-3 juta per bulan. Secara spasial, keyakinan konsumen membaik di tujuh kota yang disurvei, dengan kenaikan tertinggi di kota Surabaya, diikuti oleh Manado dan Makassar,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/3/2021).

Erwin mengungkapkan, keyakinan konsumen yang membaik pada Februari 2021 didorong oleh persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini, baik dari aspek ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, maupun ketepatan waktu pembelian barang tahan lama.

Sementara itu, optimisme konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi enam bulan ke depan terpantau relatif stabil dari bulan sebelumnya, tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) Februari 2021 sebesar 106,5, relatif stabil dibandingkan IEK Januari 2021 sebesar 106,7.

“Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap positif dan relatif stabil dibandingkan dengan ekspektasi pada bulan sebelumnya, ditopang oleh ekspektasi terhadap penghasilan ke depan,” jelas Erwin.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN