Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri LHK Siti Nurbaya

Menteri LHK Siti Nurbaya

Kinerja SPORC Semakin Hebat Selama 15 Tahun

Senin, 4 Januari 2021 | 18:49 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 16 Brigade Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun ke-15 SPORC, Senin (4/1/2021) di Jakarta, dengan mengangkat tema “ SPORC Hebat, Penegakan Hukum LHK Kuat”.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengapresiasi kinerja SPORC dan semua pihak yang sudah membantu, ia berharap kiprah SPORC semakin hebat dalam mengamankan sumber daya hutan dan keanekaragaman hayati.

Dengan peringatan ini, selama 15 tahun, SPORC sudah berperan dalam mengamankan sumber daya alam hutan yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia.

Keberadaan SPORC sangat penting dalam penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan Indonesia, SPORC adalah soko guru penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan.

Sebagai soko guru/penopang utama penegakan hukum bidang lingkungan hidup dan kehutanan, SPORC harus menjadi institusi yang hebat dan mampu menghadapi berbagai tantangan, ancaman, rintangan dan tekanan dari berbagai permasalahan gangguan keamanan lingkungan hidup dan kehutanan yang semakin tinggi.

“Jika sumber daya hutan dan keanekaragaman hayati merupakan salah satu modal pembangunan sekaligus sebagai sistem kehidupan dan harus dijaga dan dikelola dengan baik,” ujar dia di Jakarta, Senin (4/1).

Ia mengingatkan kepada anggota SPORC untuk semakin meningkatkan kompetensinya agar dapat mengamankan sumberdaya hutan dan keanekaragaman hayati yang hingga saat ini masih mengalami gangguan dan kerusakan.

Kejahatan kehutanan seperti perambahan hutan, ilegal logging, penambangan liar, perburuan dan perdagangan satwa liar, ia juga mengapresiasi kinerja SPORC bersama Polhut dan PPNS yang selama lima tahun ini telah melakukan 1.480 operasi.

Di masa pandemi Covid-19 tahun 2020, SPORC juga telah melakukan operasi diantaranya 78 operasi penindakan pembalakan liar yang berhasil mengamankan ribuan meter kubik kayu ilegal, 51 operasi perambahan hutan.

Kemudian 47 operasi penindakan perdagangan tumbuhan dan satwa liar dan 184 kasus yang ditindak SPORC berhasil P21.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN