Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Benih Lobster. Foto: dok. KKP

Benih Lobster. Foto: dok. KKP

KKP Intensifkan Pengawasan Tata Kelola Benih Lobster

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 18:50 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id –Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengintensifkan pengawasan tata kelola benih bening lobster (BBL). Salah satunya dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi penampungan BBL di wilayah Tangerang, Rabu (28/10).

Sidak tersebut untuk memastikan keran ekspor BBL yang sudah dibuka oleh KKP dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sidak dipimpin langsung Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Tb Haeru Rahayu dan Pl Dirjen Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini

“Kami ingin memastikan apakah semua standard operating procedure (SOP) dan aturan main terkait ekspor BBL dilaksanakan dan dipatuhi oleh pelaku usaha,” ujar Tb Haeru Rahayu, kemarin.

Dalam sidak yang dilaksanakan di PT Dua Putra Perkasa dan PT Mina Jaya Wysia, Dirjen PSDKP dan Plt Dirjen Perikanan Tangkap melakukan pemeriksaan terhadap BBL yang ditampung di fasilitas milik kedua perusahaan tersebut. Kesesuaian jumlah BBL yang akan diekspor tersebut juga dicek oleh aparat KKP.

Meskipun tidak menemukan adanya indikasi pelanggaran pada saat sidak tersebut, KKP memastikan pengawasan terhadap tata kelola lobster akan semakin diintensifkan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran maupun kecurangan.

Muhammad Zaini juga menyatakan pentingnya melihat implementasi tata niaga lobster di lapangan.

“Kami akan menelusuri ke lapangan, bagaimana implementasi tata niaga lobster ini termasuk sampai pada nelayan yang menangkap BBL,” ujar Zaini. Pemanfaatan lobster telah diatur melalui Permen KP No: 12/PERMEN-KP/2020.

Dengan peraturan tersebut, Menteri KP Edhy Prabowo berharap pemanfaatan lobster dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan, meningkatkan geliat usaha budidaya, sekaligus menambah pendapatan Negara dengan tetap mempertimbangkan aspek-aspek keberlanjutan baik dari sisi ekologi, sosial maupun ekonomi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN